Skip to content

surauEMKA

مَا زِلتَ طالبًا

Menu
  • Home
  • Pendidikan
  • Ke-NU-an
  • Bahtsul Masail
  • PKB
  • Kitab Kuning
    • Ihya Ulumiddin
    • Nashoihul Ibad
    • Idhotun Nasyiin
    • Jurumiyah
    • Alala
    • Akhlaq lil Banin
Menu

Terjemah Kitab Fathul Qarib Shalat Jumat (Part 4): Fardu Khutbah

Posted on May 7, 2026May 4, 2026 by Manarul Ikhsan
Kalimat Berbahasa ArabArtinya
(وَفَرَائِضُهَا) وَمِنْهُمْ مَنْ عَبَّرَ عَنْهَا بِالشُّرُوطِ (ثَلَاثَةٌ) : أَحَدُهَا وَثَانِيهَا (خُطْبَتَانِ يَقُومُ) أَيِ الْخَطِيبُ (فِيهِمَا وَيَجْلِسُ بَيْنَهُمَا) .Mengenai kewajiban-kewajiban khutbah (ada sebagian ulama yang menyebutnya sebagai syarat), jumlahnya ada tiga perkara: yang pertama dan yang kedua adalah dua kali khutbah, di mana khatib harus berdiri saat melakukannya dan duduk di antara kedua khutbah tersebut.
قَالَ الْمُتَوَلِّي: بِقَدْرِ الطُّمَأْنِينَةِ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ.Imam al-Mutawalli menjelaskan bahwa durasi duduk di antara dua khutbah itu minimal sepanjang waktu yang dibutuhkan untuk thuma’ninah di antara dua sujud.
وَلَوْ عَجَزَ عَنِ الْقِيَامِ وَخَطَبَ قَاعِدًا أَوْ مُضْطَجِعًا صَحَّ وَجَازَ الِاقْتِدَاءُ بِهِ وَلَوْ مَعَ الْجَهْلِ بِحَالِهِ.Jika khatib tidak mampu berdiri lalu ia berkhutbah sambil duduk atau berbaring, maka khutbahnya tetap sah dan makmum boleh bermakmum kepadanya, meskipun kita tidak mengetahui kondisi kesehatan khatib tersebut.
وَحَيْثُ خَطَبَ قَاعِدًا فَصَلَ بَيْنَ الْخُطْبَتَيْنِ بِسَكْتَةٍ، لَا بِاضْطِجَاعٍ.Apabila khatib berkhutbah dalam posisi duduk, maka ia harus memisahkan antara khutbah pertama dan kedua dengan cara diam sejenak, bukan dengan cara berbaring.

Dalam pembahasan kitab ini, kita mempelajari tentang rukun atau kewajiban yang harus dipenuhi agar khutbah Jumat dianggap sah. Para ulama menyebut hal ini sebagai fardu khutbah, meskipun ada sebagian ulama lain yang lebih suka menggunakan istilah syarat. Hal ini sangat penting bagi kita ketahui agar ibadah Jumat yang kita jalankan tidak sia-sia karena kesalahan teknis dalam pelaksanaan khutbahnya.

Poin utama yang ditekankan di sini adalah adanya dua kali khutbah. Khatib tidak boleh hanya berpidato satu kali saja, melainkan harus dua kali. Selain itu, ada kewajiban bagi khatib untuk berdiri saat menyampaikan khutbah tersebut. Namun, kewajiban berdiri ini berkaitan dengan kemampuan fisik; jika khatib memiliki uzur atau halangan medis, maka aturan ini menjadi lebih fleksibel.

Mengenai jeda di antara dua khutbah, kita perlu memperhatikan durasi duduknya. Menurut penjelasan Imam al-Mutawalli, duduk di antara dua khutbah itu tidak boleh terlalu singkat. Standar minimalnya adalah setara dengan durasi kita melakukan thuma’ninah (diam sejenak dengan tenang) di antara dua sujud saat shalat. Ini menunjukkan bahwa khutbah memiliki ritme ibadah yang harus dijaga ketenangannya.

Selanjutnya, kita belajar tentang kemudahan dalam syariat Islam terkait kondisi fisik khatib. Jika seorang khatib tidak mampu berdiri karena sakit atau alasan lainnya, ia diperbolehkan berkhutbah sambil duduk atau bahkan berbaring. Dalam kondisi ini, khutbahnya tetap sah, dan kita sebagai makmum pun tetap sah mengikuti shalat Jumat di belakangnya, meskipun kita tidak tahu pasti apakah alasan ketidakmampuannya itu benar-benar karena sakit atau bukan.

Recent Posts

  • Fiqh Puasa Syiah – Kelonggaran Dalam Niat Puasa
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 44 – Keutamaan Menyampaikan Kebaikan
  • Fiqh Puasa Syiah – Niat Puasa Tetap Sah Meski Siang Hari
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 43 – Keutamaan Ilmu Dibanding Menyampaikan Sebuah Hadis yang Baik
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 42 – Keutamaan Mendoakan Pengajar Kebaikan
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 41 – Keutamaan Mengingat Allah dan Menuntut Ilmu di Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 40 – Keutamaan Berbagi Ilmu dan Hikmah kepada Sesama Muslim
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 39 – Bahaya Menyembunyikan Ilmu Agama
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 38 – Cara Allah Mencabut Ilmu dari Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 37 – Keutamaan Ilmu yang Bermanfaat bagi Orang Lain
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 36 – Keutamaan Mengajarkan Ilmu dan Mengamalkannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 35 – Keutamaan Dakwah dan Mengajak kepada Jalan Allah
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 10): Adab Masuk Masjid Saat Imam Sedang Khutbah Jumat
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 9): Adab Mendengarkan Khutbah dan Pengecualiannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 34 – Kewajiban Menyampaikan Ilmu dan Larangan Menyembunyikannya
  • Inilah Cara Mengatasi OneDrive yang Suka Mengubah atau Menghapus Metadata File Kalian
  • Inilah Cara Menonaktifkan Antivirus Pihak Ketiga di Windows 11 dengan Aman
  • Inilah Cara Mengatur Raspberry Pi 5 dengan Ubuntu Server untuk Python dan Desktop GUI Tanpa Ribet
  • Inilah Alasan Kenapa Galaxy Z Fold 8 Ultra Bisa Jadi Produk yang Mengecewakan
  • Inilah Alasan Intel Merilis Raptor Lake Next di Socket LGA 1700, Masih Setia dengan DDR4!
  • Gini Caranya Menghilangkan Recycle Bin dari Desktop Windows 11 Supaya Lebih Bersih!
  • Inilah Huawei AirEngine 8771-X1T, Solusi Wi-Fi 7 Super Cepat untuk Bisnis Masa Kini
  • Inilah Cara Mengatasi Error Koneksi VMware Horizon Akibat Intersepsi SSL Proxy
  • Inilah Cara Mengatasi Connection Server Authentication Failed di VMware Horizon Client
  • Cara Laptop Nggak Lemot Pas Colok SD Card, Gampang Banget!
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Secure DNS and NTP in Fedora Linux
  • How to Hardening DNF on Fedora/Almalinux
  • How to Masking & Secure Daemon in Linux Server
  • How to Hardening Mount Option in Linux Server
  • How to Secure Linux Server with AIDE
  • Auditd Custom Rules & Tips
  • Securing SSH Server with fail2ban
  • Fedora Linux Firewalld Drop Zone and Rich Rules
  • How to SSH Hardening 2026
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • How to unlock the potential of a 12 million token context window using SubQ AI
  • How to build your own specialized AI coding team using Mistral Vibe subagents for maximum efficiency
  • How to Find Free ComfyUI Workflows and Run Creative AI Locally Without Expensive API Costs
  • How to bridge the gap between visual prototypes and functional software using Claude Design and Claude Code for professional development
  • Stop Creating Slop Website, Here’s How to Create Stunning AI Websites That Look Professional and Bespoke
RSS Error: WP HTTP Error: A valid URL was not provided.

Categories

  • Akhlaq lil Banin
  • Alala
  • Alfiyah Ibnu Malik
  • Bahtsul Masail
  • Bughyatul Mustarsyidin
  • Cerita
  • Download
  • Fathul Qarib
  • Fiqh Syiah
  • Gusdur
  • Idhotun Nasyiin
  • Ihya Ulumiddin
  • Ilmu Umum
  • Jurumiyah
  • Ke-NU-an
  • Kitab Kuning Politik
  • Nashoihul Ibad
  • Pendidikan
  • PKB
  • Tokoh
  • Tsaquful Akhyarin Nahdliyah
  • Uncategorized
©2026 surauEMKA | Design: Newspaperly WordPress Theme