Skip to content

surauEMKA

مَا زِلتَ طالبًا

Menu
  • Home
  • Pendidikan
  • Ke-NU-an
  • Bahtsul Masail
  • PKB
  • Kitab Kuning
    • Ihya Ulumiddin
    • Nashoihul Ibad
    • Idhotun Nasyiin
    • Jurumiyah
    • Alala
    • Akhlaq lil Banin
Menu
Ihya Ulumuddin

Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin (Part 30) – Keutamaan Menuntut Ilmu dan Majelis Taklim

Posted on May 6, 2026May 1, 2026 by Manarul Ikhsan
Kalimat Berbahasa ArabArtinya
وَقَالَ أَبُو الدَّرْدَاءِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: لَأَنْ أَتَعَلَّمَ مَسْأَلَةً أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ قِيَامِ لَيْلَةٍ.Abu Darda radhiyallahu ‘anhu pernah berkata: “Sungguh, mempelajari satu masalah ilmu itu lebih kita cintai daripada melakukan salat malam (tahajud) semalam suntuk.”
وَقَالَ أَيْضًا: كُنْ عَالِمًا أَوْ مُتَعَلِّمًا أَوْ مُسْتَمِعًا، وَلَا تَكُنِ الرَّابِعَ فَتَهْلِكَ.Beliau juga berkata: “Jadilah orang yang berilmu, atau orang yang sedang belajar, atau orang yang menyimak ilmu, dan janganlah menjadi orang keempat (yang tidak peduli ilmu), karena kita bisa binasa.”
وَقَالَ عَطَاءٌ: مَجْلِسُ عِلْمٍ يُكَفِّرُ سَبْعِينَ مَجْلِسًا مِنْ مَجَالِسِ اللَّهْوِ.Atha’ berkata: “Satu majelis ilmu dapat menghapus dosa dari tujuh puluh majelis kesia-siaan.”

Dalam kutipan ini, kita diajak untuk memahami betapa tingginya kedudukan ilmu dalam pandangan para sahabat Nabi dan ulama salaf. Pernyataan Abu Darda mengenai lebih menyukai belajar satu masalah daripada salat malam bukanlah bermaksud meremehkan ibadah sunnah, melainkan ingin menunjukkan bahwa ilmu adalah fondasi. Tanpa ilmu, ibadah yang kita lakukan berisiko tidak sesuai dengan tuntunan yang benar, sehingga mempelajari ilmu menjadi prioritas yang sangat utama.

Selanjutnya, kita diingatkan melalui pesan Abu Darda agar tidak menjadi golongan keempat. Dalam kehidupan sosial, kita setidaknya harus mengambil peran dalam rantai transmisi ilmu. Jika kita belum mampu menjadi pengajar (alim), setidaknya kita harus menjadi pelajar (muta’allim). Jika kita belum sanggup belajar secara aktif, minimal kita menjadi pendengar yang baik (mustami’). Jika kita memilih untuk tidak peduli sama sekali terhadap ilmu, maka kita berada dalam bahaya kehancuran spiritual dan intelektual.

Pesan ini memberikan kita pilihan yang sangat logis dan realistis. Kita tidak harus selalu menjadi ulama besar untuk mendapatkan manfaat ilmu. Dengan menjadi pendengar yang baik di majelis taklim, kita sudah menyelamatkan diri kita dari golongan orang yang binasa. Hal ini menunjukkan bahwa setiap orang, apa pun profesinya, memiliki kewajiban untuk tetap terhubung dengan sumber-sumber kebenaran agar tidak tersesat dalam ketidaktahuan.

Selain itu, perkataan Atha’ memberikan motivasi yang luar biasa mengenai nilai sebuah majelis ilmu. Beliau menyebutkan bahwa satu majelis ilmu bisa menghapus dosa dari tujuh puluh majelis kesia-siaan. Ini adalah bentuk perbandingan antara aktivitas yang membangun jiwa dengan aktivitas yang hanya membuang-buang waktu (lahwun). Majelis ilmu memberikan keberkahan yang luas, sementara majelis kesia-siaan hanya memberikan kesenangan sesaat yang tidak bernilai di akhirat.

Sebagai penutup, mari kita renungkan bahwa waktu yang kita gunakan untuk duduk di majelis ilmu adalah investasi dunia dan akhirat. Dengan ilmu, kita bisa membedakan mana yang hak dan mana yang batil. Dengan ilmu pula, kualitas ibadah kita akan meningkat. Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan yang selalu haus akan ilmu, baik sebagai pengajar, pelajar, maupun pendengar yang setia, agar kita terhindar dari kebinasaan.

Recent Posts

  • Fiqh Puasa Syiah – Kelonggaran Dalam Niat Puasa
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 44 – Keutamaan Menyampaikan Kebaikan
  • Fiqh Puasa Syiah – Niat Puasa Tetap Sah Meski Siang Hari
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 43 – Keutamaan Ilmu Dibanding Menyampaikan Sebuah Hadis yang Baik
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 42 – Keutamaan Mendoakan Pengajar Kebaikan
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 41 – Keutamaan Mengingat Allah dan Menuntut Ilmu di Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 40 – Keutamaan Berbagi Ilmu dan Hikmah kepada Sesama Muslim
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 39 – Bahaya Menyembunyikan Ilmu Agama
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 38 – Cara Allah Mencabut Ilmu dari Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 37 – Keutamaan Ilmu yang Bermanfaat bagi Orang Lain
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 36 – Keutamaan Mengajarkan Ilmu dan Mengamalkannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 35 – Keutamaan Dakwah dan Mengajak kepada Jalan Allah
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 10): Adab Masuk Masjid Saat Imam Sedang Khutbah Jumat
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 9): Adab Mendengarkan Khutbah dan Pengecualiannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 34 – Kewajiban Menyampaikan Ilmu dan Larangan Menyembunyikannya
  • Inilah Cara Mengatasi OneDrive yang Suka Mengubah atau Menghapus Metadata File Kalian
  • Inilah Cara Menonaktifkan Antivirus Pihak Ketiga di Windows 11 dengan Aman
  • Inilah Cara Mengatur Raspberry Pi 5 dengan Ubuntu Server untuk Python dan Desktop GUI Tanpa Ribet
  • Inilah Alasan Kenapa Galaxy Z Fold 8 Ultra Bisa Jadi Produk yang Mengecewakan
  • Inilah Alasan Intel Merilis Raptor Lake Next di Socket LGA 1700, Masih Setia dengan DDR4!
  • Gini Caranya Menghilangkan Recycle Bin dari Desktop Windows 11 Supaya Lebih Bersih!
  • Inilah Huawei AirEngine 8771-X1T, Solusi Wi-Fi 7 Super Cepat untuk Bisnis Masa Kini
  • Inilah Cara Mengatasi Error Koneksi VMware Horizon Akibat Intersepsi SSL Proxy
  • Inilah Cara Mengatasi Connection Server Authentication Failed di VMware Horizon Client
  • Cara Laptop Nggak Lemot Pas Colok SD Card, Gampang Banget!
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Secure DNS and NTP in Fedora Linux
  • How to Hardening DNF on Fedora/Almalinux
  • How to Masking & Secure Daemon in Linux Server
  • How to Hardening Mount Option in Linux Server
  • How to Secure Linux Server with AIDE
  • Auditd Custom Rules & Tips
  • Securing SSH Server with fail2ban
  • Fedora Linux Firewalld Drop Zone and Rich Rules
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • How to unlock the potential of a 12 million token context window using SubQ AI
  • How to build your own specialized AI coding team using Mistral Vibe subagents for maximum efficiency
  • How to Find Free ComfyUI Workflows and Run Creative AI Locally Without Expensive API Costs
  • How to bridge the gap between visual prototypes and functional software using Claude Design and Claude Code for professional development
  • Stop Creating Slop Website, Here’s How to Create Stunning AI Websites That Look Professional and Bespoke
RSS Error: WP HTTP Error: A valid URL was not provided.

Categories

  • Akhlaq lil Banin
  • Alala
  • Alfiyah Ibnu Malik
  • Bahtsul Masail
  • Bughyatul Mustarsyidin
  • Cerita
  • Download
  • Fathul Qarib
  • Fiqh Syiah
  • Gusdur
  • Idhotun Nasyiin
  • Ihya Ulumiddin
  • Ilmu Umum
  • Jurumiyah
  • Ke-NU-an
  • Kitab Kuning Politik
  • Nashoihul Ibad
  • Pendidikan
  • PKB
  • Tokoh
  • Tsaquful Akhyarin Nahdliyah
  • Uncategorized
©2026 surauEMKA | Design: Newspaperly WordPress Theme