| Kalimat Berbahasa Arab | Artinya |
|---|---|
| وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَا أَفَادَ الْمُسْلِمُ أَخَاهُ فَائِدَةً أَفْضَلُ مِنْ حَدِيثٍ حَسَنٍ بَلَّغَهُ، فَبَلَّغَهُ. | Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Tidak ada manfaat yang diberikan seorang muslim kepada saudaranya yang lebih utama daripada menyampaikan sebuah hadis yang baik, lalu ia menyampaikannya. |
Dalam kajian kitab kuning yang sedang kita pelajari, teks ini memberikan penekanan yang sangat kuat mengenai pentingnya berbagi ilmu, khususnya ilmu yang bersumber dari lisan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Pesan ini mengajak kita semua untuk tidak pelit dalam menyebarkan kebenaran. Memberikan ilmu bukan hanya soal materi, tetapi justru memberikan pemahaman agama adalah bentuk bantuan yang paling hakiki bagi sesama muslim.
Istilah “hadis hasan” dalam teks tersebut merujuk pada sebuah riwayat yang kualitasnya baik, dapat dipahami, dan memiliki landasan yang kuat untuk diamalkan. Ketika kita menemukan sebuah hadis yang isinya mengajak pada kebaikan atau memberikan solusi atas persoalan hidup, maka menyebarkannya kepada rekan-rekanita adalah sebuah kemuliaan. Hal ini menjadi bukti bahwa kepedulian kita terhadap sesama tidak hanya sebatas urusan duniawi semata.
Teks ini juga mengajarkan kita tentang konsep “tabligh” atau penyampaian. Kalimat “fablaghahu” (lalu ia menyampaikannya) menunjukkan adanya tindakan nyata. Ilmu tidak akan menjadi manfaat jika hanya berhenti di dalam catatan buku atau di dalam pikiran kita sendiri. Kita dituntut untuk menjadi jembatan agar cahaya ilmu tersebut sampai ke hati orang lain, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara luas oleh umat.
Lebih jauh lagi, keutamaan ini menunjukkan bahwa investasi terbaik bagi seorang mukmin adalah investasi ilmu. Harta bisa habis digunakan, namun ilmu yang kita sampaikan kepada saudara kita akan terus mengalirkan pahala selama ilmu tersebut diamalkan. Inilah yang dalam tradisi pesantren sering kita sebut sebagai amal jariyah yang tidak akan terputus meskipun kita sudah tidak lagi berada di dunia ini.
Sebagai penutup dalam perenungan kita, mari kita jadikan semangat hadis ini sebagai motivasi dalam berinteraksi sosial. Jangan pernah merasa ragu untuk berbagi satu ayat atau satu hadis yang kita tahu kebenarannya. Dengan saling berbagi ilmu yang baik, kita sedang membangun peradaban umat yang cerdas secara spiritual dan kokoh secara iman, serta mempererat tali persaudaraan di antara kita semua.