Skip to content

surauEMKA

مَا زِلتَ طالبًا

Menu
  • Home
  • Pendidikan
  • Ke-NU-an
  • Bahtsul Masail
  • PKB
  • Kitab Kuning
    • Ihya Ulumiddin
    • Nashoihul Ibad
    • Idhotun Nasyiin
    • Jurumiyah
    • Alala
    • Akhlaq lil Banin
Menu

Hukum Aqiqah dengan Seekor Kambing Betina untuk Bayi Laki-Laki menurut NU

Posted on May 16, 2024 by Manarul Ikhsan

Aqiqah merupakan salah satu ibadah yang disyariatkan dalam Islam sebagai bentuk syukur atas kelahiran seorang anak. Secara umum, disunahkan untuk menyembelih dua ekor kambing untuk bayi laki-laki dan satu ekor kambing untuk bayi perempuan. Namun, ada berbagai pertimbangan yang membuat pasangan suami istri mungkin tidak mampu melakukan aqiqah sesuai sunnah secara langsung, terutama dalam hal jumlah dan jenis hewan yang disembelih.

Dasar Hukum Aqiqah

Hukum asal aqiqah adalah sunnah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan). Hadits yang mendasari praktek aqiqah adalah:

“Bayi yang terlahir tergadai dengan aqiqahnya.” (HR Abu Dawud).

Makna hadits ini adalah bahwa anak yang tidak diaqiqahi di hari kiamat kelak tidak dapat memberi pertolongan kepada kedua orang tuanya. Aqiqah dilakukan pada hari ketujuh setelah kelahiran, namun jika tidak mampu, bisa dilakukan pada hari ke-14, ke-21, dan seterusnya, setiap kelipatan tujuh hari hingga anak mencapai usia baligh. Setelah itu, kewajiban orang tua gugur, dan anak tersebut dapat mengaqiqahi dirinya sendiri.

Hukum Aqiqah dengan Satu Kambing untuk Bayi Laki-Laki

Dalam kasus di mana orang tua hanya mampu menyembelih satu kambing untuk bayi laki-laki, ini tetap dianggap mencukupi untuk melaksanakan sunnah aqiqah. Berdasarkan Asnal Mathalib, satu kambing sudah mencukupi untuk aqiqah bayi laki-laki:

“Satu kambing sudah mencukupi untuk aqiqah bayi laki-laki. Berdasarkan hadits riwayat Abu Dawud dengan isnad shahih, bahwa Nabi saw mengaqiqahi Al-Hasan dan Al-Husain masing-masing satu kambing kibas.”

Hukum Aqiqah dengan Kambing Betina

Aqiqah dengan kambing betina juga diperbolehkan. Hadits yang mendukung hal ini adalah riwayat dari Ummu Kurzin:

“Aqiqah untuk anak laki-laki adalah dua kambing dan untuk perempuan satu kambing. Baik berjenis kelamin jantan atau betina, tidak masalah.”

Berdasarkan keterangan ini, aqiqah dengan kambing betina dianggap sah dan mencukupi. Alasan ini juga diperkuat dalam kitab Al-Muhaddzab:

“Dan diperbolehkan dalam berkurban dengan hewan jantan maupun betina berdasarkan hadits yang diriwayatkan Ummu Kurzin dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: ‘(Aqiqah) untuk anak laki-laki adalah dua kambing dan untuk perempuan satu kambing. Baik berjenis kelamin jantan atau betina, tidak masalah.'”

Kesimpulan

  1. Satu kambing cukup untuk aqiqah bayi laki-laki: Meski dua kambing lebih utama, menyembelih satu kambing sudah mencukupi kesunahan aqiqah.
  2. Kambing betina boleh digunakan untuk aqiqah: Baik kambing jantan maupun betina sah untuk aqiqah, dan keduanya mencukupi syarat aqiqah.

Dengan demikian, bagi orang tua yang hanya mampu melakukan aqiqah dengan satu kambing betina, hal ini tetap sah dan sudah mencukupi kesunahan aqiqah dalam Islam.

Sumber: https://islam.nu.or.id/syariah/hukum-aqiqah-dengan-seekor-kambing-betina-untuk-bayi-laki-laki-xUtQC

Recent Posts

  • Fiqh Puasa Syiah – Kelonggaran Dalam Niat Puasa
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 44 – Keutamaan Menyampaikan Kebaikan
  • Fiqh Puasa Syiah – Niat Puasa Tetap Sah Meski Siang Hari
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 43 – Keutamaan Ilmu Dibanding Menyampaikan Sebuah Hadis yang Baik
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 42 – Keutamaan Mendoakan Pengajar Kebaikan
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 41 – Keutamaan Mengingat Allah dan Menuntut Ilmu di Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 40 – Keutamaan Berbagi Ilmu dan Hikmah kepada Sesama Muslim
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 39 – Bahaya Menyembunyikan Ilmu Agama
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 38 – Cara Allah Mencabut Ilmu dari Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 37 – Keutamaan Ilmu yang Bermanfaat bagi Orang Lain
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 36 – Keutamaan Mengajarkan Ilmu dan Mengamalkannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 35 – Keutamaan Dakwah dan Mengajak kepada Jalan Allah
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 10): Adab Masuk Masjid Saat Imam Sedang Khutbah Jumat
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 9): Adab Mendengarkan Khutbah dan Pengecualiannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 34 – Kewajiban Menyampaikan Ilmu dan Larangan Menyembunyikannya
  • Running Windows 11 on Apple Silicon: UTM vs. Parallels Desktop vs. VMware Fusion
  • Testing PikaOS, a Rolling Debian Distribution Special for Gaming and Content Creation
  • Engineering the On-Premises AI Data Center: An In-Depth Technical Review of the HP ZGX Fury AI Station
  • Trying my new Favourite Task Manager, TMOG on Omarchy Linux
  • ASRock Industrial AI Box A395: Is This the Best Compact Strix Halo System for Local AI?
  • Redox OS: A Rust-Based Microkernel Operating System (And How It Differs from Linux)
  • Canonical Is Bringing Back Ubuntu Core Desktop — This Time With a Clearer Plan
  • systemd Officially Adds Support for Rust Components
  • Rocky Linux Creator Builds a Brand-New “Not Linux” Kernel in 11 Days Using AI
  • Building a local AI agent in Workshop on Ubuntu 26.10
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Secure DNS and NTP in Fedora Linux
  • How to Hardening DNF on Fedora/Almalinux
  • Some of New Gemini Notebook Update is CRAZY GOOD: Native Mobile Recording
  • Clover 35B A3B Local Test | Diffusion Model Beats Qwen 35B MoE? | Local AI Setup with llama.cpp
  • The no-code app implementation plan in 2026
  • Liquid AI Unveils LFM3: A New Generation of Multimodal Foundation Models Built Small Device
  • Google DeepMind Unveils Genie 4: The Most Advanced Real-Time Interactive World Model Yet
  • Building Long-Running AI Agents with Pi Durable: An AI SRE Agent Example
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
RSS Error: WP HTTP Error: A valid URL was not provided.

Categories

  • Akhlaq lil Banin
  • Alala
  • Alfiyah Ibnu Malik
  • Apple
  • Bahtsul Masail
  • Bughyatul Mustarsyidin
  • Cerita
  • Download
  • Fathul Qarib
  • Fiqh Syiah
  • Gusdur
  • Idhotun Nasyiin
  • Ihya Ulumiddin
  • Ilmu Umum
  • Jurumiyah
  • Ke-NU-an
  • Kitab Kuning Politik
  • Linux
  • Nashoihul Ibad
  • Pendidikan
  • PKB
  • Review
  • Tokoh
  • Tsaquful Akhyarin Nahdliyah
  • Tutorial
  • Uncategorized
©2026 surauEMKA | Design: Newspaperly WordPress Theme