Skip to content

surauEMKA

مَا زِلتَ طالبًا

Menu
  • Home
  • Pendidikan
  • Ke-NU-an
  • Bahtsul Masail
  • PKB
  • Kitab Kuning
    • Ihya Ulumiddin
    • Nashoihul Ibad
    • Idhotun Nasyiin
    • Jurumiyah
    • Alala
    • Akhlaq lil Banin
Menu

Apakah Bolehkah Berihram Haji atau Umrah Tanpa Mandi Dahulu?

Posted on April 25, 2024December 4, 2025 by syauqi wiryahasana

Sebelum memasuki keadaan ihram untuk melaksanakan haji atau umrah, mandi ihram adalah salah satu ritual suci yang dianjurkan dalam agama Islam. Ini dilakukan untuk membersihkan diri dan mempersiapkan diri secara spiritual sebelum memasuki ibadah yang mulia tersebut.

Namun, seringkali ada pertanyaan apakah ihram tetap sah meskipun seseorang tidak mandi sebelumnya. Menurut ulama mazhab Syafi’i, mandi sebelum ihram itu dianjurkan, tetapi tidak wajib. Jadi, meskipun tidak mandi, ihram seseorang tetap sah.

Hal ini berdasarkan keterangan Imam Nawawi dalam kitab al-Majmu’, di mana ia menjelaskan bahwa anjuran mandi sebelum ihram didasarkan pada anjuran Rasulullah saw dan kebiasaan para sahabat. Tujuan mandi ihram adalah untuk membersihkan diri dari kotoran dan mempersiapkan diri secara spiritual untuk memasuki ibadah haji atau umrah dengan suci dan bersih.

Menurut Ibnu Munzir, ulama-ulama juga sepakat bahwa mandi ihram itu tidak wajib. Artinya, meskipun seseorang tidak mandi sebelum berihram, ihramnya tetap sah. Hal ini menunjukkan bahwa mandi ihram hanyalah dianjurkan, bukan wajib.

Sebenarnya, mandi ihram memiliki makna yang lebih dalam. Selain membersihkan diri secara fisik, mandi ihram juga merupakan simbol persiapan diri secara spiritual untuk menyambut pengampunan dosa dan pahala yang berlimpah dari Allah swt.

Kesucian hati dan jiwa sangat penting dalam menjalankan ibadah haji dan umrah dengan penuh khusyuk dan ikhlas. Mandi ihram adalah langkah awal dalam proses penyucian diri, baik secara fisik maupun spiritual, untuk meraih ridha dan rahmat Allah swt.

Dengan demikian, mandi ihram adalah sunnah muakkad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Meskipun dianjurkan, mandi ihram tidak diwajibkan. Ihram seseorang tetap sah meskipun tidak mandi sebelumnya.

Ibaroh

Kitab al-Majmu’ Syarah al-Muhadzab:

اتفق العلماء على أنه يستحب الغسل عند إرادة الإحرام بحج أو عمرة أو بهما؛ سواء كان إحرامه من الميقات الشرعي أو غيره

Artinya: “Para ulama sepakat bahwa dianjurkan mandi ketika ingin berihram untuk haji, umrah, atau keduanya; baik ihramnya dari miqat yang disyariatkan atau selainnya,”. [Imam Nawawi, al-Majmu’ Syarah al-Muhadzab, Jilid VII, [Beirut: Darul Kutub Ilmiyah, 1978] halaman 212].

kitab al-Ijma’ li Ibnu Mundzir, halaman 51;

 وأجمعوا على أن الاغتسال للإحرام غير واجب (٥)، وانفرد الحسن البصري وعطاء (٦) وأجمعوا على أن الإحرام جائزٌ بغير اغتسال

Artinya: “Dan ulama semua sepakat bahwa mandi untuk ihram tidak wajib (5), dan hanya al-Hasan al-Basri dan Atha’ (6) yang berbeda pendapat. Dan ulama sepakat bahwa ihram boleh [tetap sah] meskipun tidak mandi.” [Ibnu Munzir, al-Ijma’ li Ibnu Mundzir, [Arab Saudi; Darul Muslim, 2004] halaman 51].

Kitab  I`tina’ fi al-farqi wa al- Istisna’:

يستوي في ذلك الرجل والمرأة والصبي وإن كانت المرأة حائضاً أو نفساً، لأن مقصود هذا الغسل التنظيف وقطع الرائحة الكريهة ودفع أذاها عن الناس عند اجتماعهم.

Artinya: “Hukum mandi ihram sama bagi pria, wanita, dan anak laki-laki, meskipun wanita sedang haid atau nifas. Hal ini karena tujuan mandi ihram adalah untuk membersihkan diri, menghilangkan bau badan yang tidak sedap, dan mencegah gangguan bagi orang lain saat berkumpul.” [Badruddin Muhammad Ibnu-Sulaiman, I`tina’ fi al-farqi wa al- Istisna’, (Beirut : Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah, 1991) halaman 365].

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa mandi ihram sebelum melaksanakan haji atau umrah adalah dianjurkan, tetapi tidak wajib. Meskipun tidak mandi, ihram seseorang tetap sah.

Mandi ihram memiliki makna yang lebih dalam, yaitu sebagai persiapan diri secara fisik dan spiritual untuk memasuki ibadah haji atau umrah dengan suci dan bersih. Kesucian hati dan jiwa sangat penting dalam menjalankan ibadah tersebut dengan penuh khusyuk dan ikhlas.

Dengan memahami pentingnya mandi ihram dan menjalankannya sesuai dengan sunnah, kita dapat meraih ridha dan rahmat Allah swt dalam menjalankan ibadah haji dan umrah. Semoga kita semua dapat melaksanakan ibadah tersebut dengan baik dan mendapatkan manfaat yang besar dari perjalanan spiritual ini.

Disadur dari NU Online

Recent Posts

  • Fiqh Puasa Syiah – Kelonggaran Dalam Niat Puasa
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 44 – Keutamaan Menyampaikan Kebaikan
  • Fiqh Puasa Syiah – Niat Puasa Tetap Sah Meski Siang Hari
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 43 – Keutamaan Ilmu Dibanding Menyampaikan Sebuah Hadis yang Baik
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 42 – Keutamaan Mendoakan Pengajar Kebaikan
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 41 – Keutamaan Mengingat Allah dan Menuntut Ilmu di Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 40 – Keutamaan Berbagi Ilmu dan Hikmah kepada Sesama Muslim
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 39 – Bahaya Menyembunyikan Ilmu Agama
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 38 – Cara Allah Mencabut Ilmu dari Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 37 – Keutamaan Ilmu yang Bermanfaat bagi Orang Lain
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 36 – Keutamaan Mengajarkan Ilmu dan Mengamalkannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 35 – Keutamaan Dakwah dan Mengajak kepada Jalan Allah
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 10): Adab Masuk Masjid Saat Imam Sedang Khutbah Jumat
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 9): Adab Mendengarkan Khutbah dan Pengecualiannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 34 – Kewajiban Menyampaikan Ilmu dan Larangan Menyembunyikannya
  • Running Windows 11 on Apple Silicon: UTM vs. Parallels Desktop vs. VMware Fusion
  • Testing PikaOS, a Rolling Debian Distribution Special for Gaming and Content Creation
  • Engineering the On-Premises AI Data Center: An In-Depth Technical Review of the HP ZGX Fury AI Station
  • Trying my new Favourite Task Manager, TMOG on Omarchy Linux
  • ASRock Industrial AI Box A395: Is This the Best Compact Strix Halo System for Local AI?
  • Redox OS: A Rust-Based Microkernel Operating System (And How It Differs from Linux)
  • Canonical Is Bringing Back Ubuntu Core Desktop — This Time With a Clearer Plan
  • systemd Officially Adds Support for Rust Components
  • Rocky Linux Creator Builds a Brand-New “Not Linux” Kernel in 11 Days Using AI
  • Building a local AI agent in Workshop on Ubuntu 26.10
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Secure DNS and NTP in Fedora Linux
  • How to Hardening DNF on Fedora/Almalinux
  • Some of New Gemini Notebook Update is CRAZY GOOD: Native Mobile Recording
  • Clover 35B A3B Local Test | Diffusion Model Beats Qwen 35B MoE? | Local AI Setup with llama.cpp
  • The no-code app implementation plan in 2026
  • Liquid AI Unveils LFM3: A New Generation of Multimodal Foundation Models Built Small Device
  • Google DeepMind Unveils Genie 4: The Most Advanced Real-Time Interactive World Model Yet
  • Building Long-Running AI Agents with Pi Durable: An AI SRE Agent Example
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
RSS Error: WP HTTP Error: A valid URL was not provided.

Categories

  • Akhlaq lil Banin
  • Alala
  • Alfiyah Ibnu Malik
  • Apple
  • Bahtsul Masail
  • Bughyatul Mustarsyidin
  • Cerita
  • Download
  • Fathul Qarib
  • Fiqh Syiah
  • Gusdur
  • Idhotun Nasyiin
  • Ihya Ulumiddin
  • Ilmu Umum
  • Jurumiyah
  • Ke-NU-an
  • Kitab Kuning Politik
  • Linux
  • Nashoihul Ibad
  • Pendidikan
  • PKB
  • Review
  • Tokoh
  • Tsaquful Akhyarin Nahdliyah
  • Tutorial
  • Uncategorized
©2026 surauEMKA | Design: Newspaperly WordPress Theme