Skip to content

surauEMKA

مَا زِلتَ طالبًا

Menu
  • Home
  • Pendidikan
  • Ke-NU-an
  • Bahtsul Masail
  • PKB
  • Kitab Kuning
    • Ihya Ulumiddin
    • Nashoihul Ibad
    • Idhotun Nasyiin
    • Jurumiyah
    • Alala
    • Akhlaq lil Banin
Menu

Hukum Mengulang Akad Nikah karena Grogi

Posted on April 17, 2024 by Manarul Ikhsan

Pernikahan adalah momen sakral yang membawa tanggung jawab besar bagi kedua belah pihak. Namun, seringkali tekanan dan gugup saat melangsungkan akad nikah dapat membuat seseorang melakukan kesalahan dalam ungkapan ijab qabul. Dalam hal ini, terdapat beberapa pertimbangan hukum yang perlu dipahami:

1. Kesalahan dalam Ungkapan Qabul

Jika calon suami melakukan kesalahan dalam menyampaikan qabul, seperti salah menyebutkan mahar, hal tersebut tidak mempengaruhi keabsahan pernikahan. Nikah tetap sah meskipun mahar yang disebutkan tidak sesuai. Namun, yang harus dibayarkan adalah mahar mitsil, yaitu mahar yang sepadan dengan kondisi ekonomi masing-masing pihak.

2. Pentingnya Kandungan Makna Kalimat

Meskipun terdapat perbedaan sedikit antara kalimat yang diucapkan oleh wali dan calon suami, hal itu tidak mempengaruhi keabsahan pernikahan selama kandungan makna kalimatnya sama. Kalimat seperti “Saya terima nikahnya”, “saya ridha menikahinya”, atau “saya menikahinya” memiliki hukum yang sah.

3. Dampak dari Diam yang Lama

Diam yang lama antara ijab dan qabul, yang menunjukkan berpaling dari qabul, dapat mempengaruhi keabsahan akad nikah. Namun, dalam hal ini, diam yang lama adalah diam yang melebihi kadar mengambil nafas atau diam sebentar namun dengan niat berpaling dari qabul.

4. Mengulang Akad Nikah

Jika suatu akad nikah telah memenuhi syarat dan rukunnya, maka akad tersebut sah. Namun, jika ada ketidakpastian atau kesalahan yang signifikan, akad tersebut dapat diulang untuk memastikan keabsahannya. Mengulang akad nikah tidak harus dilakukan di lain hari, namun dapat dilakukan kapanpun jika diperlukan.

5. Pertimbangan Psikologis

Mengulang akad nikah dapat menjadi pilihan jika salah satu atau kedua belah pihak merasa terlalu grogi atau tidak siap saat melangsungkan akad sebelumnya. Kondisi psikologis yang stabil dan siap secara mental dapat memastikan jalannya akad nikah dengan lebih lancar dan mantap.

Dalam menjalani proses pernikahan, penting untuk mengedepankan kesadaran dan kesiapan secara mental serta memahami kewajiban dan tanggung jawab yang melekat dalam ikatan suci tersebut. Dengan demikian, pernikahan dapat dirayakan dengan penuh kebahagiaan dan keberkahan.

Ibaroh

Dalam Kitab Tuhfatul Habib disebutkan:

ولا سكوت طَوِيلٌ وَهُوَ مَا أَشْعَرَ بِإِعْرَاضِهِ عَنْ الْقَبُولِ
قَوْلُهُ: (وَهُوَ مَا أَشْعَرَ بِإِعْرَاضِهِ إلَخْ) الْمُعْتَمَدُ أَنَّهُ بِقَدْرِ مَا يَقْطَعُ الْقِرَاءَةَ فِي الْفَاتِحَةِ وَهُوَ الزَّائِدُ عَلَى سَكْتَةِ التَّنَفُّسِ، أَوْ الْقَصِيرُ إذَا قَصَدَ بِهِ الْإِعْرَاضَ

Artinya, “Dan (tidak dipisah) diam yang lama, yaitu diam yang menunjukkan berpaling dari qabul.
Ucapan penyusun kitab: “Yaitu diam yang menunjukkan berpaling dari qabul”, pendapat yang menjadi pegangan (versi Syekh Al-Bujairimi) bahwa diam lama itu yang sekira bisa memutus bacaan Fatihah dalam shalat yaitu melebihi kadar mengambil nafas atau diam sebentar namun dengan niat berpaling dari qabul”. (Sulaiman Al-Bujairimi, Tuhfatul Habib ‘ala Syarhil Khatib [Beirut, Darul Fikr: 1995], juz III, halaman 13).

Sumber: NU Online

Recent Posts

  • Fiqh Puasa Syiah – Kelonggaran Dalam Niat Puasa
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 44 – Keutamaan Menyampaikan Kebaikan
  • Fiqh Puasa Syiah – Niat Puasa Tetap Sah Meski Siang Hari
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 43 – Keutamaan Ilmu Dibanding Menyampaikan Sebuah Hadis yang Baik
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 42 – Keutamaan Mendoakan Pengajar Kebaikan
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 41 – Keutamaan Mengingat Allah dan Menuntut Ilmu di Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 40 – Keutamaan Berbagi Ilmu dan Hikmah kepada Sesama Muslim
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 39 – Bahaya Menyembunyikan Ilmu Agama
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 38 – Cara Allah Mencabut Ilmu dari Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 37 – Keutamaan Ilmu yang Bermanfaat bagi Orang Lain
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 36 – Keutamaan Mengajarkan Ilmu dan Mengamalkannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 35 – Keutamaan Dakwah dan Mengajak kepada Jalan Allah
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 10): Adab Masuk Masjid Saat Imam Sedang Khutbah Jumat
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 9): Adab Mendengarkan Khutbah dan Pengecualiannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 34 – Kewajiban Menyampaikan Ilmu dan Larangan Menyembunyikannya
  • Running Windows 11 on Apple Silicon: UTM vs. Parallels Desktop vs. VMware Fusion
  • Testing PikaOS, a Rolling Debian Distribution Special for Gaming and Content Creation
  • Engineering the On-Premises AI Data Center: An In-Depth Technical Review of the HP ZGX Fury AI Station
  • Trying my new Favourite Task Manager, TMOG on Omarchy Linux
  • ASRock Industrial AI Box A395: Is This the Best Compact Strix Halo System for Local AI?
  • Redox OS: A Rust-Based Microkernel Operating System (And How It Differs from Linux)
  • Canonical Is Bringing Back Ubuntu Core Desktop — This Time With a Clearer Plan
  • systemd Officially Adds Support for Rust Components
  • Rocky Linux Creator Builds a Brand-New “Not Linux” Kernel in 11 Days Using AI
  • Building a local AI agent in Workshop on Ubuntu 26.10
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Secure DNS and NTP in Fedora Linux
  • How to Hardening DNF on Fedora/Almalinux
  • Some of New Gemini Notebook Update is CRAZY GOOD: Native Mobile Recording
  • Clover 35B A3B Local Test | Diffusion Model Beats Qwen 35B MoE? | Local AI Setup with llama.cpp
  • The no-code app implementation plan in 2026
  • Liquid AI Unveils LFM3: A New Generation of Multimodal Foundation Models Built Small Device
  • Google DeepMind Unveils Genie 4: The Most Advanced Real-Time Interactive World Model Yet
  • Building Long-Running AI Agents with Pi Durable: An AI SRE Agent Example
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
RSS Error: WP HTTP Error: A valid URL was not provided.

Categories

  • Akhlaq lil Banin
  • Alala
  • Alfiyah Ibnu Malik
  • Apple
  • Bahtsul Masail
  • Bughyatul Mustarsyidin
  • Cerita
  • Download
  • Fathul Qarib
  • Fiqh Syiah
  • Gusdur
  • Idhotun Nasyiin
  • Ihya Ulumiddin
  • Ilmu Umum
  • Jurumiyah
  • Ke-NU-an
  • Kitab Kuning Politik
  • Linux
  • Nashoihul Ibad
  • Pendidikan
  • PKB
  • Review
  • Tokoh
  • Tsaquful Akhyarin Nahdliyah
  • Tutorial
  • Uncategorized
©2026 surauEMKA | Design: Newspaperly WordPress Theme