Skip to content

surauEMKA

مَا زِلتَ طالبًا

Menu
  • Home
  • Pendidikan
  • Ke-NU-an
  • Bahtsul Masail
  • PKB
  • Kitab Kuning
    • Ihya Ulumiddin
    • Nashoihul Ibad
    • Idhotun Nasyiin
    • Jurumiyah
    • Alala
    • Akhlaq lil Banin
Menu

Arti Sebenarnya dari ‘Adab di Atas Ilmu’

Posted on May 9, 2024 by Manarul Ikhsan

Banyak orang salah paham dengan ungkapan ‘Al-Adab Fauqal Ilmi’ atau adab lebih utama daripada ilmu. Sebenarnya, hal ini bukan berarti bahwa adab lebih penting daripada ilmu, tetapi merupakan peringatan agar kita tidak hanya fokus pada pengetahuan tanpa memperhatikan akhlak dan perilaku yang baik.

Menurut Hadlaratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari, adab adalah hasil dari tauhid, iman, dan syariat. Ini artinya, seseorang yang memiliki adab biasanya juga memiliki pemahaman yang baik tentang syariat, keimanan, dan ketuhanan.

Namun, beberapa orang salah memahami ungkapan ini. Mereka cenderung meniru gaya hidup dan perilaku tokoh-tokoh yang dianggap alim tanpa memperhatikan proses dan pemahaman yang mendalam tentang agama. Akibatnya, mereka lebih suka menghadiri acara-acara keagamaan yang meriah daripada memperdalam ilmu agama di majelis ilmu setempat.

Padahal, keberlangsungan Islam selalu bergantung pada kekuatan ilmu. Sebagaimana disampaikan Imam Al-Zarnuji, pemahaman agama yang mendalam adalah pondasi utama dalam beribadah. Bahkan, Nabi Muhammad saw mengatakan bahwa pemahaman agama yang benar adalah hal terpenting dalam menyembah Allah.

Seseorang yang memiliki ilmu agama biasanya juga mengetahui penyakit-penyakit hati yang bisa merusak ibadah. Oleh karena itu, ilmu agama juga membantu dalam membersihkan hati dan meningkatkan kualitas ibadah seseorang.

Jadi, sebenarnya ungkapan ‘Al-Adab Fauqal Ilmi’ bukanlah untuk mengabaikan ilmu, tetapi untuk mengingatkan pentingnya memiliki akhlak yang baik dalam memperoleh dan menyebarkan ilmu agama. Dengan demikian, seorang muslim dapat menjaga kelestarian Islam dengan ilmu dan adab yang benar.

Ibaroh

KH Hasyim Asyari, Adabul ‘Alim Wal Muta’allim:


وَقَالَ بَعْضُهُمْ : التَّوْحِيْدُ يُوْجِبُ الْإِيْمَانَ، فَمَنْ لَا إِيْمَانَ لَهُ فَلَا تَوْحِيْدَ لَهُ. وَالْإِيْمَانُ يُوْجِبُ الشَّرِيْعَةَ، فَمَنْ لَا شَرِيْعَةَ لَهُ فَلَا إِيْمَانَ لَهُ وَلَا تَوْحِيْدَ لَهُ. وَالشَّرِيْعَةُ تُوْجِبُ الْأَدَبَ، فَمَنْ لَا أَدَبَ لَهُ فَلَا شَرِيْعَةَ لَهُ وَلَا إِيْمَانَ لَهُ وَلَا تَوْحِيْدَ لَهُ

Artinya, “Dan sebagian ulama berkata: “Tauhid pasti (melahirkan) iman. Barang siapa yang tidak memiliki iman, maka dia tidak memiliki tauhid. Iman pasti (melahirkan) syariat. Maka barang siapa yang tidak memiliki syariat, maka dia tidak memiliki iman dan tauhid. Syariat pasti (melahirkan) adab. Barang siapa tidak memiliki adab, maka dia tidak memiliki syariat, iman, dan tauhid. (KH Muhammad Hasyim Asy’ari, Adabul ‘Alim Wal Muta’allim, [Jakarta, Maktabah At-Turmusy Litturats: 2021], halaman 22).

kitab Ihya’: 

قَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: مَا عُبِدَ اللهُ تَعَالَى بِشَيْءٍ أَفْضَلَ مِنْ فِقْهٍ فِى الدِّيْنِ … وَلِكُلِّ شَيْءٍ عِمَادٌ وَعِمَادُ هَذَا الدِّيْنِ الْفِقْهُ

Artinya, “Nabi Muhammad saw bersabda: “Allah swt tidak disembah dengan sesuatu yang lebih utama dariapda pemahaman terhadap agama yang benar, … Setiap sesuatu ada tiangnya dan tiang agama ini adalah pemahaman agama yang benar.” (HR At-Thabarani). (Al-Ghazali, Ihya’ Ulumiddin, [Jeddah, Darul Minhaj lin Nasyr Wat Tauzi’: 2011], juz I, halaman 26).

Disadur dan tulis ulang dari Kolom NU Online

Recent Posts

  • Fiqh Puasa Syiah – Kelonggaran Dalam Niat Puasa
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 44 – Keutamaan Menyampaikan Kebaikan
  • Fiqh Puasa Syiah – Niat Puasa Tetap Sah Meski Siang Hari
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 43 – Keutamaan Ilmu Dibanding Menyampaikan Sebuah Hadis yang Baik
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 42 – Keutamaan Mendoakan Pengajar Kebaikan
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 41 – Keutamaan Mengingat Allah dan Menuntut Ilmu di Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 40 – Keutamaan Berbagi Ilmu dan Hikmah kepada Sesama Muslim
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 39 – Bahaya Menyembunyikan Ilmu Agama
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 38 – Cara Allah Mencabut Ilmu dari Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 37 – Keutamaan Ilmu yang Bermanfaat bagi Orang Lain
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 36 – Keutamaan Mengajarkan Ilmu dan Mengamalkannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 35 – Keutamaan Dakwah dan Mengajak kepada Jalan Allah
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 10): Adab Masuk Masjid Saat Imam Sedang Khutbah Jumat
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 9): Adab Mendengarkan Khutbah dan Pengecualiannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 34 – Kewajiban Menyampaikan Ilmu dan Larangan Menyembunyikannya
  • Running Windows 11 on Apple Silicon: UTM vs. Parallels Desktop vs. VMware Fusion
  • Testing PikaOS, a Rolling Debian Distribution Special for Gaming and Content Creation
  • Engineering the On-Premises AI Data Center: An In-Depth Technical Review of the HP ZGX Fury AI Station
  • Trying my new Favourite Task Manager, TMOG on Omarchy Linux
  • ASRock Industrial AI Box A395: Is This the Best Compact Strix Halo System for Local AI?
  • Redox OS: A Rust-Based Microkernel Operating System (And How It Differs from Linux)
  • Canonical Is Bringing Back Ubuntu Core Desktop — This Time With a Clearer Plan
  • systemd Officially Adds Support for Rust Components
  • Rocky Linux Creator Builds a Brand-New “Not Linux” Kernel in 11 Days Using AI
  • Building a local AI agent in Workshop on Ubuntu 26.10
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Secure DNS and NTP in Fedora Linux
  • How to Hardening DNF on Fedora/Almalinux
  • Some of New Gemini Notebook Update is CRAZY GOOD: Native Mobile Recording
  • Clover 35B A3B Local Test | Diffusion Model Beats Qwen 35B MoE? | Local AI Setup with llama.cpp
  • The no-code app implementation plan in 2026
  • Liquid AI Unveils LFM3: A New Generation of Multimodal Foundation Models Built Small Device
  • Google DeepMind Unveils Genie 4: The Most Advanced Real-Time Interactive World Model Yet
  • Building Long-Running AI Agents with Pi Durable: An AI SRE Agent Example
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
RSS Error: WP HTTP Error: A valid URL was not provided.

Categories

  • Akhlaq lil Banin
  • Alala
  • Alfiyah Ibnu Malik
  • Apple
  • Bahtsul Masail
  • Bughyatul Mustarsyidin
  • Cerita
  • Download
  • Fathul Qarib
  • Fiqh Syiah
  • Gusdur
  • Idhotun Nasyiin
  • Ihya Ulumiddin
  • Ilmu Umum
  • Jurumiyah
  • Ke-NU-an
  • Kitab Kuning Politik
  • Linux
  • Nashoihul Ibad
  • Pendidikan
  • PKB
  • Review
  • Tokoh
  • Tsaquful Akhyarin Nahdliyah
  • Tutorial
  • Uncategorized
©2026 surauEMKA | Design: Newspaperly WordPress Theme