Skip to content

surauEMKA

مَا زِلتَ طالبًا

Menu
  • Home
  • Pendidikan
  • Ke-NU-an
  • Bahtsul Masail
  • PKB
  • Kitab Kuning
    • Ihya Ulumiddin
    • Nashoihul Ibad
    • Idhotun Nasyiin
    • Jurumiyah
    • Alala
    • Akhlaq lil Banin
Menu

Keringanan Hukum Sholat untuk Pekerja Penuh Waktu Menurut NU

Posted on May 25, 2024December 4, 2025 by syauqi wiryahasana

Bekerja merupakan salah satu kewajiban manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun, bagi umat Islam, bekerja tak boleh melupakan kewajiban utamanya, yaitu shalat. Shalat merupakan rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim mukallaf (baligh, berakal, dan suci dari haid dan nifas) dalam keadaan dan kondisi apapun, bahkan sakit berat sekali pun.

Menjalani shalat di tempat kerja memang tidak selalu mudah. Di tengah kesibukan dan tuntutan pekerjaan, terkadang kita dihadapkan pada situasi yang membuat sulit untuk menunaikan shalat dengan sempurna.

Misalnya, baju dan tempat kerja yang kotor, keterbatasan waktu, dan minimnya fasilitas ibadah. Lalu, bagaimana solusi terbaik untuk tetap menjalankan kewajiban shalat di tempat kerja tanpa mengabaikan tugas dan tanggung jawab?

Solusi Pertama: Mencari Solusi Kreatif untuk Shalat Sempurna

Meskipun kondisi tempat kerja tidak ideal, bukan berarti shalat harus diabaikan. Berikut beberapa solusi kreatif yang dapat dicoba:

  • Siapkan baju dan tempat khusus shalat: Bawalah baju ganti dan carilah tempat yang bersih di sekitar area kerja untuk shalat.
  • Manfaatkan mushola atau tempat shalat: Jika tersedia mushola atau tempat shalat di tempat kerja, gunakanlah untuk menunaikan ibadah.
  • Gunakan sajadah: Siapkan sajadah pribadi untuk alas shalat di tempat yang memungkinkan.
  • Minta izin dan atur waktu: Mintalah izin kepada atasan atau rekan kerja untuk mengambil waktu shalat. Lakukan shalat dengan singkat dan fokus, tanpa mengganggu pekerjaan.
  • Gunakan aplikasi shalat: Manfaatkan aplikasi shalat di smartphone untuk mengetahui waktu shalat yang tepat.

Solusi Kedua: Melaksanakan Shalat Lihurmatil Wakti

Jika semua solusi di atas tidak memungkinkan untuk melaksanakan shalat dengan sempurna, maka solusinya adalah shalat lihurmatil wakti. Shalat lihurmatil wakti adalah shalat yang dikerjakan dengan menggabungkan dua waktu shalat menjadi satu waktu.

Misalnya, menjamak shalat Zuhur dengan Ashar, atau Maghrib dengan Isya. Hal ini diperbolehkan dalam kondisi darurat, seperti ketika sedang dalam perjalanan jauh, sakit parah, atau dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk shalat secara sempurna.

Namun, perlu diingat bahwa shalat lihurmatil wakti hanya boleh dilakukan dalam keadaan darurat dan tidak boleh dijadikan kebiasaan.

Solusi Ketiga: Menjamak Shalat karena Hajah

Bagi pekerja yang tidak dalam keadaan darurat, namun memiliki hajat atau kebutuhan mendesak yang tidak memungkinkan untuk shalat secara sempurna, maka solusinya adalah menjamak shalat karena hajat.

Hajat yang dimaksud bisa berupa kesibukan pekerjaan yang sangat padat, keterbatasan waktu, atau kondisi lain yang membuat sulit untuk menunaikan shalat dengan tepat waktu.

Dalam hal ini, menjamak shalat diperbolehkan dengan syarat:

  • Tidak dijadikan kebiasaan.
  • Dilakukan dengan alasan yang jelas dan mendesak.
  • Menjaga wudhu dengan baik.
  • Menjaga diri dari hadas besar.

Kesimpulan

Menjalankan shalat di tempat kerja memang memiliki tantangan tersendiri. Namun, dengan solusi kreatif, shalat lihurmatil wakti, dan menjamak shalat karena hajat, umat Islam tetap dapat menunaikan kewajibannya tanpa mengabaikan pekerjaan.

Perlu diingat bahwa solusi terbaik adalah tetap berusaha untuk shalat dengan sempurna. Jika memungkinkan, carilah waktu dan tempat yang ideal untuk shalat.

Namun, jika kondisi tidak memungkinkan, gunakanlah solusi-solusi yang telah dijelaskan di atas dengan memahami syarat dan ketentuan yang berlaku.

Semoga bermanfaat!

via NU Online

Recent Posts

  • Fiqh Puasa Syiah – Kelonggaran Dalam Niat Puasa
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 44 – Keutamaan Menyampaikan Kebaikan
  • Fiqh Puasa Syiah – Niat Puasa Tetap Sah Meski Siang Hari
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 43 – Keutamaan Ilmu Dibanding Menyampaikan Sebuah Hadis yang Baik
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 42 – Keutamaan Mendoakan Pengajar Kebaikan
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 41 – Keutamaan Mengingat Allah dan Menuntut Ilmu di Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 40 – Keutamaan Berbagi Ilmu dan Hikmah kepada Sesama Muslim
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 39 – Bahaya Menyembunyikan Ilmu Agama
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 38 – Cara Allah Mencabut Ilmu dari Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 37 – Keutamaan Ilmu yang Bermanfaat bagi Orang Lain
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 36 – Keutamaan Mengajarkan Ilmu dan Mengamalkannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 35 – Keutamaan Dakwah dan Mengajak kepada Jalan Allah
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 10): Adab Masuk Masjid Saat Imam Sedang Khutbah Jumat
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 9): Adab Mendengarkan Khutbah dan Pengecualiannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 34 – Kewajiban Menyampaikan Ilmu dan Larangan Menyembunyikannya
  • Inilah Cara Mengatasi OneDrive yang Suka Mengubah atau Menghapus Metadata File Kalian
  • Inilah Cara Menonaktifkan Antivirus Pihak Ketiga di Windows 11 dengan Aman
  • Inilah Cara Mengatur Raspberry Pi 5 dengan Ubuntu Server untuk Python dan Desktop GUI Tanpa Ribet
  • Inilah Alasan Kenapa Galaxy Z Fold 8 Ultra Bisa Jadi Produk yang Mengecewakan
  • Inilah Alasan Intel Merilis Raptor Lake Next di Socket LGA 1700, Masih Setia dengan DDR4!
  • Gini Caranya Menghilangkan Recycle Bin dari Desktop Windows 11 Supaya Lebih Bersih!
  • Inilah Huawei AirEngine 8771-X1T, Solusi Wi-Fi 7 Super Cepat untuk Bisnis Masa Kini
  • Inilah Cara Mengatasi Error Koneksi VMware Horizon Akibat Intersepsi SSL Proxy
  • Inilah Cara Mengatasi Connection Server Authentication Failed di VMware Horizon Client
  • Cara Laptop Nggak Lemot Pas Colok SD Card, Gampang Banget!
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Secure DNS and NTP in Fedora Linux
  • How to Hardening DNF on Fedora/Almalinux
  • How to Masking & Secure Daemon in Linux Server
  • How to Hardening Mount Option in Linux Server
  • How to Secure Linux Server with AIDE
  • Auditd Custom Rules & Tips
  • Securing SSH Server with fail2ban
  • Fedora Linux Firewalld Drop Zone and Rich Rules
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • How to unlock the potential of a 12 million token context window using SubQ AI
  • How to build your own specialized AI coding team using Mistral Vibe subagents for maximum efficiency
  • How to Find Free ComfyUI Workflows and Run Creative AI Locally Without Expensive API Costs
  • How to bridge the gap between visual prototypes and functional software using Claude Design and Claude Code for professional development
  • Stop Creating Slop Website, Here’s How to Create Stunning AI Websites That Look Professional and Bespoke
RSS Error: WP HTTP Error: A valid URL was not provided.

Categories

  • Akhlaq lil Banin
  • Alala
  • Alfiyah Ibnu Malik
  • Bahtsul Masail
  • Bughyatul Mustarsyidin
  • Cerita
  • Download
  • Fathul Qarib
  • Fiqh Syiah
  • Gusdur
  • Idhotun Nasyiin
  • Ihya Ulumiddin
  • Ilmu Umum
  • Jurumiyah
  • Ke-NU-an
  • Kitab Kuning Politik
  • Nashoihul Ibad
  • Pendidikan
  • PKB
  • Tokoh
  • Tsaquful Akhyarin Nahdliyah
  • Uncategorized
©2026 surauEMKA | Design: Newspaperly WordPress Theme