Skip to content

surauEMKA

مَا زِلتَ طالبًا

Menu
  • Home
  • Pendidikan
  • Ke-NU-an
  • Bahtsul Masail
  • PKB
  • Kitab Kuning
    • Ihya Ulumiddin
    • Nashoihul Ibad
    • Idhotun Nasyiin
    • Jurumiyah
    • Alala
    • Akhlaq lil Banin
Menu

Lembaga Falakiyah PBNU: 1 Dzulqa’dah 1445 H Jatuh di Jumat 10 Mei 2024

Posted on May 9, 2024 by Manarul Ikhsan

Pengumuman yang dikeluarkan oleh Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) tentang penentuan awal bulan Dzulqa’dah 1445 H menimbulkan berbagai pemahaman dan interpretasi terkait dengan proses rukyatul hilal dan penanggalan Islam. Dalam pengumuman tersebut, LF PBNU menyatakan bahwa awal bulan Dzulqa’dah 1445 H jatuh pada Jumat Pahing, 10 Mei 2024 M. Penetapan ini didasarkan pada hasil rukyatul hilal yang dilakukan pada Rabu, 29 Syawal 1445 H atau 8 Mei 2024 M.

Hasil rukyatul hilal tersebut menyimpulkan bahwa hilal tidak terlihat di seluruh lokasi yang dilaporkan. Beberapa faktor seperti kondisi cuaca, keberadaan awan, dan posisi matahari serta hilal menjadi pertimbangan dalam menentukan penanggalan Islam. Sebagai contoh, beberapa lokasi seperti Bondowoso, Mojokerto, Blitar, Gresik, Kudus, Batang, Jakarta, Cianjur, dan Majalengka melaporkan bahwa hilal tidak terlihat karena kondisi cuaca yang berbeda-beda, mulai dari mendung, berawan, berkabut, hingga hujan.

LF PBNU juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam proses rukyatul hilal ini, serta mengimbau kepada jajaran Lembaga Falakiyah PWNU dan PCNU di seluruh Indonesia untuk menyampaikan pengumuman ini kepada warga Nahdlatul Ulama di wilayah masing-masing. Hal ini menunjukkan pentingnya kerjasama antarlembaga dalam penentuan penanggalan Islam.

Proses penentuan awal bulan dalam Islam merupakan suatu kajian ilmu falak yang melibatkan pengamatan dan perhitungan terhadap gerak benda langit, terutama hilal. Metode penentuan awal bulan yang digunakan oleh LF PBNU didasarkan pada metode falak (hisab) tahqiqi tadqiki ashri kontemporer khas Nahdlatul Ulama. Hal ini menunjukkan bahwa penanggalan Islam tidak hanya didasarkan pada pengamatan langsung, tetapi juga melibatkan perhitungan matematis yang cermat.

Selain itu, LF PBNU juga memberikan informasi terkait parameter hilal terkecil yang terjadi di Kota Merauke, Provinsi Papua Selatan. Ketinggian hilal di sana mencapai -0 derajat 8 menit dengan elongasi hilal hakiki 4 derajat 17 menit, serta lama hilal di atas ufuk 0 menit 0 detik. Informasi ini memberikan gambaran tentang variasi kondisi falak di berbagai wilayah yang dapat mempengaruhi penentuan awal bulan dalam Islam.

Dalam konteks ini, pengumuman LF PBNU tentang penanggalan awal bulan Dzulqa’dah 1445 H memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang proses penentuan penanggalan Islam. Meskipun terdapat perbedaan pendapat dan interpretasi dalam menentukan awal bulan, penting untuk menjaga sikap saling menghormati dan memahami bahwa penanggalan Islam merupakan aspek penting dalam kehidupan umat Islam yang mempengaruhi pelaksanaan ibadah dan aktivitas sehari-hari.

Dengan demikian, pengumuman LF PBNU ini menjadi acuan bagi warga Nahdlatul Ulama dalam menentukan awal bulan Dzulqa’dah 1445 H dan menegaskan pentingnya kerjasama antarlembaga dalam penentuan penanggalan Islam.

Recent Posts

  • Fiqh Puasa Syiah – Kelonggaran Dalam Niat Puasa
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 44 – Keutamaan Menyampaikan Kebaikan
  • Fiqh Puasa Syiah – Niat Puasa Tetap Sah Meski Siang Hari
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 43 – Keutamaan Ilmu Dibanding Menyampaikan Sebuah Hadis yang Baik
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 42 – Keutamaan Mendoakan Pengajar Kebaikan
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 41 – Keutamaan Mengingat Allah dan Menuntut Ilmu di Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 40 – Keutamaan Berbagi Ilmu dan Hikmah kepada Sesama Muslim
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 39 – Bahaya Menyembunyikan Ilmu Agama
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 38 – Cara Allah Mencabut Ilmu dari Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 37 – Keutamaan Ilmu yang Bermanfaat bagi Orang Lain
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 36 – Keutamaan Mengajarkan Ilmu dan Mengamalkannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 35 – Keutamaan Dakwah dan Mengajak kepada Jalan Allah
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 10): Adab Masuk Masjid Saat Imam Sedang Khutbah Jumat
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 9): Adab Mendengarkan Khutbah dan Pengecualiannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 34 – Kewajiban Menyampaikan Ilmu dan Larangan Menyembunyikannya
  • Running Windows 11 on Apple Silicon: UTM vs. Parallels Desktop vs. VMware Fusion
  • Testing PikaOS, a Rolling Debian Distribution Special for Gaming and Content Creation
  • Engineering the On-Premises AI Data Center: An In-Depth Technical Review of the HP ZGX Fury AI Station
  • Trying my new Favourite Task Manager, TMOG on Omarchy Linux
  • ASRock Industrial AI Box A395: Is This the Best Compact Strix Halo System for Local AI?
  • Redox OS: A Rust-Based Microkernel Operating System (And How It Differs from Linux)
  • Canonical Is Bringing Back Ubuntu Core Desktop — This Time With a Clearer Plan
  • systemd Officially Adds Support for Rust Components
  • Rocky Linux Creator Builds a Brand-New “Not Linux” Kernel in 11 Days Using AI
  • Building a local AI agent in Workshop on Ubuntu 26.10
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Secure DNS and NTP in Fedora Linux
  • How to Hardening DNF on Fedora/Almalinux
  • Some of New Gemini Notebook Update is CRAZY GOOD: Native Mobile Recording
  • Clover 35B A3B Local Test | Diffusion Model Beats Qwen 35B MoE? | Local AI Setup with llama.cpp
  • The no-code app implementation plan in 2026
  • Liquid AI Unveils LFM3: A New Generation of Multimodal Foundation Models Built Small Device
  • Google DeepMind Unveils Genie 4: The Most Advanced Real-Time Interactive World Model Yet
  • Building Long-Running AI Agents with Pi Durable: An AI SRE Agent Example
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
RSS Error: WP HTTP Error: A valid URL was not provided.

Categories

  • Akhlaq lil Banin
  • Alala
  • Alfiyah Ibnu Malik
  • Apple
  • Bahtsul Masail
  • Bughyatul Mustarsyidin
  • Cerita
  • Download
  • Fathul Qarib
  • Fiqh Syiah
  • Gusdur
  • Idhotun Nasyiin
  • Ihya Ulumiddin
  • Ilmu Umum
  • Jurumiyah
  • Ke-NU-an
  • Kitab Kuning Politik
  • Linux
  • Nashoihul Ibad
  • Pendidikan
  • PKB
  • Review
  • Tokoh
  • Tsaquful Akhyarin Nahdliyah
  • Tutorial
  • Uncategorized
©2026 surauEMKA | Design: Newspaperly WordPress Theme