Skip to content

surauEMKA

مَا زِلتَ طالبًا

Menu
  • Home
  • Pendidikan
  • Ke-NU-an
  • Bahtsul Masail
  • PKB
  • Kitab Kuning
    • Ihya Ulumiddin
    • Nashoihul Ibad
    • Idhotun Nasyiin
    • Jurumiyah
    • Alala
    • Akhlaq lil Banin
Menu
Ihya Ulumuddin

Ihya Ulumiddin Bab Ilmu (Part 5)

Posted on October 27, 2025December 17, 2025 by Manarul Ikhsan
Teks Bahasa Arab I’rob per kata (bahasa) Arti Kata
وَأَمَّا Huruf ‘wawu’ untuk permulaan kalimat, ‘amma’ adalah harf syarat tafsil (adapun) Adapun
الْأَخْبَارُ Isim, ma’rifat, marfu’ (rafa’ dengan dhammah) hadis-hadis (berita-berita)
فَقَالَ Huruf ‘fa’ untuk jawaban syarat, fi’il madhi maka bersabda
رَسُولُ Isim, marfu’ (rafa’ dengan dhammah) Rasul
اللَّهِ Isim, majrur (jar dengan kasrah), mudhaf ilaih Allah
ﷺ Singkatan dari ‘shallallahu ‘alaihi wa sallam’ Semoga shalawat dan salam Allah tercurah padanya
مَنْ Isim syarat (siapa saja) Barangsiapa
يُرِدِ Fi’il mudhari’ majzum (jazm dengan sukun yang diidghamkan) menghendaki
اللَّهُ Isim, marfu’ (rafa’ dengan dhammah), fa’il Allah
بِهِ Huruf jar ‘bi’ dan dhamir ‘hu’ padanya
خَيْرًا Isim, manshub (nashab dengan fathah), maf’ul bih kedua kebaikan
يُفَقِّهْهُ Fi’il mudhari’ majzum (jazm dengan sukun), dhamir ‘hu’ maf’ul bih Dia akan menjadikannya paham (mendalam)
فِي Huruf jar dalam
الدِّينِ Isim, majrur (jar dengan kasrah) agama
وَيُلْهِمْهُ Huruf ‘wawu’ athaf, fi’il mudhari’ majzum (jazm dengan sukun), dhamir ‘hu’ maf’ul bih dan mengilhaminya
رُشْدَهُ Isim, manshub (nashab dengan fathah), mudhaf, dhamir ‘hu’ mudhaf ilaih petunjuknya
(١) Angka referensi (1)
وَقَالَ Huruf ‘wawu’ athaf, fi’il madhi Dan bersabda
ﷺ Singkatan dari ‘shallallahu ‘alaihi wa sallam’ Semoga shalawat dan salam Allah tercurah padanya
الْعُلَمَاءُ Isim, marfu’ (rafa’ dengan dhammah), mubtada’ Para ulama
وَرَثَةُ Isim, marfu’ (rafa’ dengan dhammah), khabar, mudhaf adalah pewaris
الْأَنْبِيَاءِ Isim, majrur (jar dengan kasrah), mudhaf ilaih para nabi
(٢) Angka referensi (2)
وَمَعْلُومٌ Huruf ‘wawu’ athaf, isim, marfu’ (rafa’ dengan dhammah), khabar muqaddam Dan diketahui
أَنَّهُ Huruf ‘anna’ dan dhamir ‘hu’ bahwasanya itu
لَا Huruf ‘la’ nafiyah lil jinsi tidak ada
رُتْبَةَ Isim ‘la’ nafiyah lil jinsi, mabni ‘ala al-fath kedudukan
فَوْقَ Zaraf makan (di atas) di atas
النُّبُوَّةِ Isim, majrur (jar dengan kasrah) kenabian
وَلَا Huruf ‘wawu’ athaf, ‘la’ nafiyah lil jinsi dan tidak ada
شَرَفَ Isim ‘la’ nafiyah lil jinsi, mabni ‘ala al-fath kemuliaan
فَوْقَ Zaraf makan (di atas) di atas
شَرَفِ Isim, majrur (jar dengan kasrah), mudhaf kemuliaan
الْوِرَاثَةِ Isim, majrur (jar dengan kasrah), mudhaf ilaih warisan
لِتِلْكَ Huruf jar ‘li’, isim isyarah ’tilka’ untuk itu
الرُّتْبَةِ Isim, majrur (jar dengan kasrah), badal kedudukan (pangkat)
Kalimat Arab dengan harokat Arti dalam bahasa indonesia
وَأَمَّا الْأَخْبَارُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ وَيُلْهِمْهُ رُشْدَهُ (١) Adapun hadis-hadis, maka Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, maka Dia akan menjadikannya paham dalam agama dan mengilhaminya petunjuknya.” (1)

Penjelasan:

Paragraf ini mengawali pembahasan tentang keutamaan ilmu dengan dalil-dalil dari hadis Nabi Muhammad ﷺ. Hadis pertama yang dikutip adalah: “Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, maka Dia akan menjadikannya paham dalam agama dan mengilhaminya petunjuknya.”

Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumiddin, khususnya dalam Kitab Ilmu, sangat menekankan pentingnya pemahaman agama (fiqh fid-din) sebagai tanda kebaikan dari Allah. Fiqh di sini tidak hanya berarti memahami hukum-hukum syariat secara formal, tetapi juga pemahaman mendalam tentang hakikat agama, rahasia-rahasia syariat, dan cara mengaplikasikan ilmu tersebut dalam kehidupan. Beliau menjelaskan bahwa ilmu adalah cahaya yang dengannya seseorang dapat membedakan antara yang haq dan yang batil, antara yang bermanfaat dan yang mudarat. Ilmu ini pula yang mengantarkan pada ketakwaan dan keikhlasan.

Dalam pandangan Al-Ghazali, orang yang diberi pemahaman agama akan mampu menata kehidupannya sesuai dengan kehendak Allah, baik dalam aspek ibadah, muamalah, maupun akhlak. Pemahaman ini akan membimbingnya menuju jalan yang lurus (rusyduhu), yaitu jalan yang diridhai Allah, menjauhkannya dari kesesatan dan kebodohan. Ini adalah anugerah terbesar dari Allah, karena kebaikan hakiki tidak lain adalah kesuksesan di dunia dan akhirat, yang keduanya hanya dapat dicapai dengan ilmu yang benar.

Teks Bahasa Arab I’rob per kata (bahasa) Arti Kata
وَقَالَ Huruf ‘wawu’ athaf, fi’il madhi Dan bersabda
ﷺ Singkatan dari ‘shallallahu ‘alaihi wa sallam’ Semoga shalawat dan salam Allah tercurah padanya
الْعُلَمَاءُ Isim, marfu’ (rafa’ dengan dhammah), mubtada’ Para ulama
وَرَثَةُ Isim, marfu’ (rafa’ dengan dhammah), khabar, mudhaf adalah pewaris
الْأَنْبِيَاءِ Isim, majrur (jar dengan kasrah), mudhaf ilaih para nabi
(٢) Angka referensi (2)
وَمَعْلُومٌ Huruf ‘wawu’ athaf, isim, marfu’ (rafa’ dengan dhammah), khabar muqaddam Dan diketahui
أَنَّهُ Huruf ‘anna’ dan dhamir ‘hu’ bahwasanya itu
لَا Huruf ‘la’ nafiyah lil jinsi tidak ada
رُتْبَةَ Isim ‘la’ nafiyah lil jinsi, mabni ‘ala al-fath kedudukan
فَوْقَ Zaraf makan (di atas) di atas
النُّبُوَّةِ Isim, majrur (jar dengan kasrah) kenabian
وَلَا Huruf ‘wawu’ athaf, ‘la’ nafiyah lil jinsi dan tidak ada
شَرَفَ Isim ‘la’ nafiyah lil jinsi, mabni ‘ala al-fath kemuliaan
فَوْقَ Zaraf makan (di atas) di atas
شَرَفِ Isim, majrur (jar dengan kasrah), mudhaf kemuliaan
الْوِرَاثَةِ Isim, majrur (jar dengan kasrah), mudhaf ilaih warisan
لِتِلْكَ Huruf jar ‘li’, isim isyarah ’tilka’ untuk itu
الرُّتْبَةِ Isim, majrur (jar dengan kasrah), badal kedudukan (pangkat)
Kalimat Arab dengan harokat Arti dalam bahasa indonesia
وَقَالَ ﷺ الْعُلَمَاءُ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ (٢) وَمَعْلُومٌ أَنَّهُ لَا رُتْبَةَ فَوْقَ النُّبُوَّةِ وَلَا شَرَفَ فوق شرف الوراثة لتلك الرتبة Dan bersabda ﷺ: “Para ulama adalah pewaris para nabi.” (2) Dan diketahui bahwasanya tidak ada kedudukan di atas kenabian, dan tidak ada kemuliaan di atas kemuliaan mewarisi kedudukan tersebut.

Penjelasan:

Hadis kedua ini menegaskan status agung para ulama sebagai “pewaris para nabi”. Ini adalah salah satu hadis paling fundamental dalam menunjukkan kemuliaan ilmu dan ulama.

Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumiddin, khususnya dalam Kitab Ilmu, secara panjang lebar menguraikan makna “pewaris para nabi” ini. Beliau menjelaskan bahwa para nabi tidak mewariskan dinar atau dirham (harta benda), tetapi mereka mewariskan ilmu. Oleh karena itu, para ulama, yang mengemban dan menyebarkan ilmu tersebut, adalah pewaris sejati mereka.

Al-Ghazali menegaskan bahwa kedudukan kenabian adalah kedudukan tertinggi yang tidak ada satupun di atasnya. Mengingat para nabi adalah pembawa risalah Allah, maka orang yang mewarisi risalah tersebut (ilmu) berarti mengemban tugas yang sangat mulia. Kemuliaan ulama tidak hanya terletak pada penguasaan ilmu, tetapi juga pada pengamalan dan penyampaiannya kepada umat. Mereka adalah penerus estafet dakwah, pembimbing manusia menuju Allah, dan penjaga syariat.

Oleh karena itu, kemuliaan menjadi pewaris nabi melebihi segala kemuliaan duniawi. Al-Ghazali seringkali membandingkan kemuliaan ulama dengan kemuliaan para penguasa atau orang kaya. Beliau berpendapat bahwa kemuliaan ulama adalah abadi dan terkait langsung dengan Ilahi, sementara kemuliaan duniawi bersifat fana dan sementara. Menjadi pewaris nabi berarti diberi kehormatan untuk membawa obor petunjuk dan kebenaran yang dibawa oleh para nabi, sebuah tugas yang tak ternilai harganya.

Teks Bahasa Arab I’rob per kata (bahasa) Arti Kata
وَقَالَ Huruf ‘wawu’ athaf, fi’il madhi Dan bersabda
ﷺ Singkatan dari ‘shallallahu ‘alaihi wa sallam’ Semoga shalawat dan salam Allah tercurah padanya
يَسْتَغْفِرُ Fi’il mudhari’ marfu’ (rafa’ dengan dhammah) Memohon ampun
لِلْعَالِمِ Huruf jar ‘li’, isim majrur (jar dengan kasrah) untuk orang alim (ilmuwan)
مَا Isim maushul (apa saja) apa yang
فِي Huruf jar di dalam
السَّمَوَاتِ Isim, majrur (jar dengan kasrah) langit-langit
وَالْأَرْضِ Huruf ‘wawu’ athaf, isim, majrur (jar dengan kasrah) dan bumi
(٣) Angka referensi (3)
وَأَيُّ Huruf ‘wawu’ athaf, isim istifham (mana) Dan posisi mana
مَنْصِبٍ Isim, majrur (jar dengan kasrah) kedudukan
يَزِيدُ Fi’il mudhari’ marfu’ (rafa’ dengan dhammah) melebihi
عَلَى Huruf jar atas
مَنْصِبِ Isim, majrur (jar dengan kasrah), mudhaf kedudukan
مَنْ Isim maushul (orang yang) orang yang
تَشْتَغِلُ Fi’il mudhari’ marfu’ (rafa’ dengan dhammah) sibuk
مَلَائِكَةُ Isim, marfu’ (rafa’ dengan dhammah), fa’il, mudhaf malaikat-malaikat
السَّمَوَاتِ Isim, majrur (jar dengan kasrah), mudhaf ilaih langit-langit
وَالْأَرْضِ Huruf ‘wawu’ athaf, isim, majrur (jar dengan kasrah) dan bumi
بِالِاسْتِغْفَارِ Huruf jar ‘bi’, isim, majrur (jar dengan kasrah) dengan memohon ampunan
لَهُ Huruf jar ‘li’ dan dhamir ‘hu’ baginya
Kalimat Arab dengan harokat Arti dalam bahasa indonesia
وَقَالَ ﷺ يَسْتَغْفِرُ لِلْعَالِمِ مَا فِي السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ (٣) وَأَيُّ مَنْصِبٍ يَزِيدُ عَلَى مَنْصِبِ مَنْ تَشْتَغِلُ مَلَائِكَةُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ بِالِاسْتِغْفَارِ لَهُ Dan bersabda ﷺ: “Apa yang ada di langit dan di bumi memohonkan ampunan bagi orang alim.” (3) Dan kedudukan mana yang melebihi kedudukan orang yang para malaikat di langit dan di bumi sibuk memohonkan ampunan baginya?

Penjelasan:

Hadis ketiga ini menunjukkan keutamaan ulama yang luar biasa, yaitu bahwa seluruh makhluk di langit dan di bumi memohonkan ampunan baginya. Ini adalah indikasi nyata akan keberkahan dan manfaat ilmu yang universal.

Imam Al-Ghazali, dalam Ihya’ Ulumiddin, khususnya dalam Kitab Ilmu, ketika membahas keutamaan ilmuwan, sering mengutip hadis ini untuk menyoroti betapa besar penghargaan Allah dan ciptaan-Nya terhadap orang yang berilmu. Beliau menjelaskan bahwa istighfar (permohonan ampun) dari makhluk di langit dan di bumi bagi seorang alim adalah cerminan dari peran vital yang dimainkan oleh ilmuwan dalam menjaga keseimbangan alam dan membimbing makhluk menuju kebaikan.

Al-Ghazali menekankan bahwa ilmuwan, dengan ilmunya, menjadi penyebab terpeliharanya tatanan alam, terarahnya manusia kepada kebaikan, dan tersebarnya petunjuk. Ikan di laut, serangga di darat, dan bahkan malaikat di langit, semuanya merasakan manfaat dari ilmu yang dibawa dan disebarkan oleh ulama. Ketika seorang alim mengajarkan kebaikan, mengingatkan akan bahaya, atau membimbing kepada kebenaran, ia membawa rahmat bagi seluruh alam. Oleh karena itu, seluruh alam membalasnya dengan istighfar, sebuah doa keberkahan dan pengampunan.

Tidak ada kedudukan di dunia ini yang dapat menandingi kemuliaan di mana para malaikat dan seluruh makhluk Allah sibuk mendoakan pengampunan baginya. Ini menunjukkan bahwa ilmu bukan hanya bermanfaat bagi pemiliknya, tetapi juga bagi seluruh eksistensi, menjadikannya sarana untuk meraih kedudukan yang sangat tinggi di sisi Allah.

Teks Bahasa Arab I’rob per kata (bahasa) Arti Kata
وَقَالَ Huruf ‘wawu’ athaf, fi’il madhi Dan bersabda
ﷺ Singkatan dari ‘shallallahu ‘alaihi wa sallam’ Semoga shalawat dan salam Allah tercurah padanya
إِنَّ Huruf taukid (sesungguhnya) Sesungguhnya
الْحِكْمَةَ Isim ‘inna’, manshub (nashab dengan fathah) hikmah (kebijaksanaan/ilmu)
تَزِيدُ Fi’il mudhari’ marfu’ (rafa’ dengan dhammah) menambah
الشَّرِيفَ Isim, manshub (nashab dengan fathah), maf’ul bih orang mulia
شَرَفًا Isim, manshub (nashab dengan fathah), tamyiz kemuliaan
وَتَرْفَعُ Huruf ‘wawu’ athaf, fi’il mudhari’ marfu’ (rafa’ dengan dhammah) dan mengangkat
الْمَمْلُوكَ Isim, manshub (nashab dengan fathah), maf’ul bih hamba sahaya
حَتَّى Huruf jar, atau harf nashab (sampai) sampai
يُدْرِكَ Fi’il mudhari’ manshub (nashab dengan fathah) dia mencapai
مَدَارِكَ Isim, manshub (nashab dengan fathah), mudhaf tingkatan-tingkatan
الْمُلُوكِ Isim, majrur (jar dengan kasrah), mudhaf ilaih para raja
(٤) Angka referensi (4)
وَقَدْ Huruf ‘wawu’ athaf, ‘qad’ harf tahqiq (sungguh) Dan sungguh
نَبَّهَ Fi’il madhi Dia telah mengingatkan
بِهَذَا Huruf jar ‘bi’, isim isyarah ‘hadza’ dengan ini
عَلَى Huruf jar tentang
ثَمَرَاتِهِ Isim, majrur (jar dengan kasrah), mudhaf, dhamir ‘hu’ mudhaf ilaih buah-buahnya
فِي Huruf jar di
الدُّنْيَا Isim, majrur (jar dengan kasrah muqaddarah) dunia
وَمَعْلُومٌ Huruf ‘wawu’ athaf, isim, marfu’ (rafa’ dengan dhammah), khabar muqaddam Dan diketahui
أَنَّ Huruf taukid (bahwasanya) bahwasanya
الْآخِرَةَ Isim ‘anna’, manshub (nashab dengan fathah) akhirat
خَيْرٌ Isim, marfu’ (rafa’ dengan dhammah), khabar ‘anna’ lebih baik
وَأَبْقَى Huruf ‘wawu’ athaf, isim, marfu’ (rafa’ dengan dhammah) dan lebih kekal
Kalimat Arab dengan harokat Arti dalam bahasa indonesia
وَقَالَ ﷺ إِنَّ الْحِكْمَةَ تَزِيدُ الشَّرِيفَ شَرَفًا وَتَرْفَعُ الْمَمْلُوكَ حَتَّى يُدْرِكَ مَدَارِكَ الْمُلُوكِ (٤) وَقَدْ نَبَّهَ بِهَذَا عَلَى ثَمَرَاتِهِ فِي الدُّنْيَا وَمَعْلُومٌ أَنَّ الْآخِرَةَ خَيْرٌ وَأَبْقَى Dan bersabda ﷺ: “Sesungguhnya hikmah (kebijaksanaan/ilmu) akan menambah kemuliaan bagi orang yang mulia, dan mengangkat seorang hamba sahaya sehingga ia mencapai kedudukan para raja.” (4) Dan sungguh dengan ini beliau telah mengingatkan tentang buah-buahnya di dunia, dan diketahui bahwasanya akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.

Penjelasan:

Hadis keempat ini menyoroti dampak praktis hikmah (ilmu dan kebijaksanaan) dalam kehidupan duniawi, yaitu kemampuannya untuk meningkatkan status seseorang.

Imam Al-Ghazali, dalam Ihya’ Ulumiddin, seringkali membahas tentang “hikmah” sebagai puncak dari ilmu. Hikmah bukan sekadar pengetahuan, melainkan pengetahuan yang disertai dengan pemahaman mendalam, kearifan dalam bertindak, dan kemampuan menempatkan sesuatu pada tempatnya. Hadis ini menjelaskan bahwa hikmah memiliki kekuatan transformatif:

  1. Menambah kemuliaan bagi orang mulia: Orang yang sudah memiliki kedudukan sosial atau kehormatan, ketika ia juga memiliki hikmah, kemuliaannya akan semakin bertambah dan menjadi lebih kokoh. Ilmu akan menyempurnakan dan memperkuat kedudukannya, menjadikannya pemimpin yang lebih adil dan bijaksana.
  2. Mengangkat hamba sahaya mencapai kedudukan raja: Ini adalah gambaran yang sangat kuat tentang kekuatan ilmu untuk mendobrak batasan sosial dan mengangkat seseorang dari posisi terendah ke posisi tertinggi. Seorang hamba sahaya yang mungkin tidak memiliki kekuasaan, harta, atau status, jika ia memiliki hikmah, ia bisa dihormati, didengar nasihatnya, dan bahkan menjadi penasihat bagi raja-raja. Sejarah Islam banyak mencatat kisah-kisah ulama dari kalangan biasa yang dihormati bahkan oleh para khalifah dan raja.

Al-Ghazali sangat setuju dengan pandangan ini. Beliau menjelaskan bahwa kemuliaan yang diberikan oleh hikmah dan ilmu adalah kemuliaan yang hakiki, bukan semata-mata kemuliaan lahiriah yang bisa hilang kapan saja. Kemuliaan ini berasal dari nilai-nilai spiritual dan intelektual yang tinggi.

Pernyataan terakhir dalam paragraf, “Dan sungguh dengan ini beliau telah mengingatkan tentang buah-buahnya di dunia, dan diketahui bahwasanya akhirat itu lebih baik dan lebih kekal,” adalah komentar dari penulis atau penukil hadis. Ini adalah poin penting yang selalu ditekankan oleh Al-Ghazali. Meskipun ilmu membawa manfaat dan kemuliaan di dunia, tujuan utama pencarian ilmu adalah untuk meraih kebaikan di akhirat. Manfaat duniawi hanyalah sebagian kecil dari pahala ilmu, dan pahala yang abadi di sisi Allah jauh lebih besar dan lebih berharga. Al-Ghazali selalu mengingatkan para penuntut ilmu agar niat mereka lurus, yaitu mencari ridha Allah dan mempersiapkan diri untuk kehidupan abadi.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

Recent Posts

  • Terjemah Kitab Tsaquful Akhyarin Nahdliyah (Qurratu ‘Ayn) – Part 4 Menggabungkan Tanzih dan Tashbih dalam Aqidah
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 24 Keutamaan dan Semangat Mencari Ilmu
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 23 Keutamaan Mencari Ilmu
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 22 Keutamaan Menuntut Ilmu
  • Terjemah Kitab Tsaquful Akhyarin Nahdliyin – Part 4 Hubungan Ulama-Umara dan Syarat Menurunkan Pemimpin
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 21 Wafatnya Ulama dan Tangguhnya Penuntut Ilmu
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 20 Nasihat Pentingnya Menuntut Ilmu dan Dekat Ulama
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 19 Ilmu Mengangkat Derajat Hamba Sahaya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 18 Kemuliaan Ilmu dan Kedudukan Ulama
  • Terjemah Alfiyah Ibnu Malik – Pengertian Kalam dan Ciri-Ciri Kata
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 17 Kemuliaan Penuntut Ilmu di Sisi Allah
  • Terjemah Mafatihu Arabiyah Matan Jurumiyah – Pengertian Kalam dan Pembagian Kata
  • Terjemah Mafatihu Arabiyah Matan Jurumiyah – Pembukaan dan Contoh I’rab Dasar
  • Terjemah Alfiyah Ibnu Malik – Pembukaan
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 16 Bukti Kemuliaan Ilmu Menurut Imam Syafi’i
  • Cara Mengatasi Video Nest Cam Bermasalah dan Video Hilang
  • iTunes Masih Jadi Rajanya Music? Ini Faktanya!
  • Google Home Smart Button Makin Canggih: Kini Otomatisasi Lebih Fleksibel!
  • F1: The Movie Raih Grammy! Tak Terduga, Kalahkan Bintang Country Ternama
  • Blokir Situs Judi Online: Lindungi Diri & Keluarga dari Dampak Negatif
  • Belanda Larang Anak di Bawah 16 Tahun Gunakan Media Sosial: Ini Detailnya!
  • Gemini Live Mendapat Desain Ulang ‘Floating UI’ yang Super Keren!
  • Galaxy S26 Kehilangan Magnet Qi2? Kebocoran Terbaru Bikin Penasaran!
  • DCT Coin: Crypto Legitim atau Penipuan? Bedah Tuntas, Harga & Fakta Penting!
  • Apple Rilis Update Terbaru untuk iOS, macOS, watchOS & Lainnya!
  • How to Run Qwen (14B) on AMD MI200 with vLLM
  • How to Enable New Run Dialog in Windows 11
  • How to Disable AI Features in Firefox 148
  • Git 2.53: What’s New?
  • Linux From Scratch Ditches Old System V init
  • How to Maintained the SSD with TRIM
  • What is CVE-2024-21009? Microsoft Office Security Serious Bug
  • Windows 11 Shutdown Problems: Why Your PC Won’t Turn Off (and What Microsoft’s Doing)
  • What is the Steam Overlay Error?
  • Why Your Computer Thinks Winaero Tweaker is Bad (and Why It’s Probably Wrong!)
  • Cara Membuat Podcast dari PDF dengan NotebookLlama dan Groq
  • Tutorial Membuat Sistem Automatic Content Recognition (ACR) untuk Deteksi Logo
  • Apa itu Google Code Wiki?
  • Cara Membuat Agen AI Otomatis untuk Laporan ESG dengan Python dan LangChain
  • Cara Membuat Pipeline RAG dengan Framework AutoRAG
  • Contoh Sourcecode OpenAI GPT-3.5 sampai GPT-5
  • Cara Mengubah Model Machine Learning Jadi API dengan FastAPI dan Docker
  • Cara Ubah Tumpukan Invoice Jadi Data JSON dengan LlamaExtract
  • Cara Buat Audio Super Realistis dengan Qwen3-TTS-Flash
  • Tutorial Python Deepseek Math v2
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
  • Apa Itu ErrTraffic? Mengenal Platform ClickFix yang Bikin Website Jadi ‘Error’ Palsu
  • Ini Kronologi Hacking ESA (European Space Agency) 2025
  • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
  • Apa itu Skandal BlackCat Ransomware?
  • Apa itu ToneShell? Backdoor atau Malware Biasa?

Categories

  • Akhlaq lil Banin
  • Alala
  • Alfiyah Ibnu Malik
  • Bahtsul Masail
  • Cerita
  • Download
  • Gusdur
  • Idhotun Nasyiin
  • Ihya Ulumiddin
  • Ilmu Umum
  • Jurumiyah
  • Ke-NU-an
  • Nashoihul Ibad
  • Pendidikan
  • PKB
  • Tokoh
  • Tsaquful Akhyarin Nahdliyah
©2026 surauEMKA | Design: Newspaperly WordPress Theme