| Kalam | Artinya |
| وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا لِطَالِبِ الْعِلْمِ رِضَاءً بِمَا يَصْنَعُ | Dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya para Malaikat benar-benar meletakkan sayap-sayap mereka untuk orang yang menuntut ilmu, karena rela (senang) dengan apa yang dia kerjakan.” |
| وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَأَنْ تَغْدُوَ فَتَتَعَلَّمَ بَابًا مِنَ الْعِلْمِ خَيْرٌ مِنْ أَنْ تُصَلِّيَ مِائَةَ رَكْعَةٍ | Dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sungguh, jika kamu berangkat di pagi hari lalu mempelajari satu bab dari ilmu, itu lebih baik daripada kamu mengerjakan shalat (sunnah) seratus rakaat.” |
Penjelasan:
Pada hadits yang pertama, kita diajarkan betapa mulianya orang yang sedang belajar atau mencari ilmu agama. Para Malaikat, makhluk yang sangat taat kepada Allah, memberikan penghormatan khusus kepada para pelajar. Kalimat “meletakkan sayap” bisa berarti Malaikat itu merendahkan diri untuk menghormati, atau mereka mendoakan dan memayungi para pencari ilmu karena Malaikat sangat senang melihat ada manusia yang mau belajar hal-hal baik.
Pada hadits yang kedua, dijelaskan perbandingan pahala antara belajar dan ibadah sunnah. Nabi menjelaskan bahwa meluangkan waktu sebentar saja (seperti berangkat di pagi hari) untuk memahami satu bab ilmu agama, pahalanya lebih besar daripada shalat sunnah sebanyak seratus rakaat. Ini karena manfaat shalat sunnah hanya kembali untuk diri sendiri, sedangkan ilmu bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain, serta menjadi bekal agar ibadah kita menjadi benar.