Skip to content

surauEMKA

مَا زِلتَ طالبًا

Menu
  • Home
  • Pendidikan
  • Ke-NU-an
  • Bahtsul Masail
  • PKB
  • Kitab Kuning
    • Ihya Ulumiddin
    • Nashoihul Ibad
    • Idhotun Nasyiin
    • Jurumiyah
    • Alala
    • Akhlaq lil Banin
Menu
kitab mafatihul arabiyah matan jurumiyah

Terjemah Mafatihu Arabiyah Matan Jurumiyah – Pengertian Kalam dan Pembagian Kata

Posted on January 7, 2026January 7, 2026 by Manarul Ikhsan

Berikut adalah Terjemah Mafatihu Arabiyah Matan Jurumiyah – Pengertian Kalam dan Pembagian Kata:

kalam artinya
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
ابْتَدَأَ الْمُصَنِّفُ رَحِمَهُ اللهُ تَعَالَى كِتَابَهُ بِالْبَسْمَلَةِ اقْتِدَاءً بِالْكِتَابِ الْعَزِيزِ وَعَمَلًا بِحَدِيثِ: كُلُّ أَمْرٍ ذِي بَالٍ لَا يُبْدَأُ فِيهِ بِبِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ فَهُوَ أَقْطَعُ أَيْ قَلِيلُ الْبَرَكَةِ. Penulis memulai bukunya dengan membaca bismillah karena mencontoh Al-Qur’an dan mengamalkan hadis yang isinya:

setiap urusan penting yang tidak dimulai dengan bismillah maka urusan itu terputus, maksudnya sedikit keberkahannya.

وَإِعْرَابُهَا: بِسْمِ: جَارٌّ وَمَجْرُورٌ، الْبَاءُ حَرْفُ جَرٍّ، وَاسْمُ مَجْرُورٌ بِالْبَاءِ، وَعَلَامَةُ جَرِّهِ كَسْرَةٌ ظَاهِرَةٌ فِي آخِرِهِ. Cara menjelaskan kedudukan katanya adalah: kata “Bismi” terdiri dari dua bagian, yaitu huruf “Ba” sebagai huruf jar dan kata “Ismu” yang menjadi majrur karena ada huruf “Ba”, tanda majrurnya adalah kasroh yang terlihat jelas di huruf terakhirnya.
وَاسْمُ: مُضَافٌ، وَالِاسْمُ الْكَرِيمُ مُضَافٌ إِلَيْهِ مَجْرُورٌ بِالْمُضَافِ، وَعَلَامَةُ جَرِّهِ كَسْرُ الْهَاءِ تَأَدُّبًا. Kata “Ismu” berkedudukan sebagai mudhaf, dan nama Allah yang mulia menjadi mudhaf ilaih yang ikut majrur karena mudhaf-nya, tanda majrurnya adalah suara kasroh pada huruf “Ha” sebagai bentuk sopan santun kepada Allah.
الرَّحْمَنِ: صِفَةٌ لِلهِ مَجْرُورٌ، وَعَلَامَةُ جَرِّهِ كَسْرَةٌ ظَاهِرَةٌ فِي آخِرِهِ. Kata “Ar-Rahman” adalah sifat bagi Allah yang juga majrur, dan tanda majrurnya adalah kasroh yang terlihat di akhirnya.
الرَّحِيمِ: صِفَةٌ ثَانِيَةٌ مَجْرُورٌ، وَعَلَامَةُ جَرِّهِ كَسْرَةٌ ظَاهِرَةٌ فِي آخِرِهِ. Kata “Ar-Rahim” adalah sifat kedua yang juga majrur, tanda majrurnya adalah kasroh yang terlihat jelas di akhir kata.
الْكَلَامُ هُوَ اللَّفْظُ الْمُرَكَّبُ، الْمُفِيدُ بِالْوَضْعِ هَذَا هُوَ تَعْرِيفُ الْكَلَامِ فِي اصْطِلَاحِ النَّحْوِيِّينَ. Al-Kalam adalah ucapan yang mengandung suara, tersusun, memberikan pemahaman yang lengkap, dan menggunakan bahasa Arab, inilah pengertian Kalam menurut para ahli Nahwu.
وَالنَّحْوُ: مَعْرِفَةُ أُصُولٍ يُعْرَفُ بِهَا أَحْوَالُ أَوَاخِرِ الْكَلِمِ لِلِاسْتِعَانَةِ عَلَى فَهْمِ كَلَامِ اللهِ تَعَالَى وَكَلَامِ رَسُولِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَلَامِ الْعُلَمَاءِ. Ilmu Nahwu adalah ilmu tentang aturan-aturan untuk mengetahui keadaan perubahan di akhir setiap kata supaya kita bisa terbantu dalam memahami ucapan Allah Ta’ala, ucapan Rasul-Nya, dan ucapan para ulama.
وَاللَّفْظُ: هُوَ الصَّوْتُ الْمُشْتَمِلُ عَلَى بَعْضِ الْحُرُوفِ الْهِجَائِيَّةِ. Al-Lafadz adalah suara yang terdiri dari beberapa huruf hijaiyah.
وَالْمُرَكَّبُ مَا تَرَكَّبَ مِنْ كَلِمَتَيْنِ فَأَكْثَرَ. Al-Murakkab adalah sesuatu yang tersusun dari dua kata atau lebih.
وَالْمُفِيدُ مَا أَفَادَ فَائِدَةً تَامَّةً يَحْسُنُ سُكُوتُ الْمُتَكَلِّمِ عَلَيْهَا. Al-Mufid adalah ucapan yang memberikan pengertian yang sempurna sampai pendengar merasa cukup dan tidak perlu bertanya lagi.
وَقَوْلُهُ بِالْوَضْعِ: أَيْ بِالْعَرَبِيِّ. Perkataan penulis “Bil-Wadh’i” maksudnya adalah menggunakan bahasa Arab.
مِثَالُ ذَلِكَ: قَامَ زَيْدٌ وَإِعْرَابُهُ قَامَ فِعْلٌ مَاضٍ مَبْنِيٌّ عَلَى الْفَتْحِ، وَزَيْدٌ فَاعِلٌ، وَالْفَاعِلُ مَرْفُوعٌ، وَعَلَامَةُ رَفْعِهِ ضَمَّةٌ ظَاهِرَةٌ فِي آخِرِهِ. Contohnya adalah “Qoma Zaidun”; cara menjelaskan kedudukannya adalah “Qoma” merupakan Fi’il Madhi yang harokat akhirnya tetap fathah, dan “Zaidun” adalah Fa’il atau pelakunya, dan Fa’il itu harus marfu’, tanda marfu’nya adalah dhommah yang terlihat jelas di akhirnya.
وَأَقْسَامُهُ ثَلَاثَةٌ: اسْمٌ وَفِعْلٌ وَحَرْفٌ جَاءَ لِمَعْنًى. Pembagian kalimat itu ada tiga jenis, yaitu Isim, Fi’il, dan Huruf yang memiliki arti.
يَعْنِي أَنَّ أَجْزَاءَ الْكَلَامِ الَّتِي لَا يَخْرُجُ عَنْهَا ثَلَاثَةٌ. Maksudnya, bagian-bagian penyusun sebuah kalimat itu tidak akan keluar dari tiga jenis ini.
الْأَوَّلُ: الِاسْمُ، وَهُوَ كَلِمَةٌ دَلَّتْ عَلَى مَعْنًى فِي نَفْسِهَا وَلَمْ تَقْتَرِنْ بِزَمَانٍ. Yang pertama adalah Isim, yaitu kata yang menunjukkan suatu arti pada dirinya sendiri dan tidak berkaitan dengan waktu.
الثَّاني: الْفِعْلُ، وَهُوَ كَلِمَةٌ دَلَّتْ عَلَى مَعْنًى فِي نَفْسِهَا وَاقْتَرَنَتْ بِزَمَانٍ. Yang kedua adalah Fi’il, yaitu kata yang menunjukkan suatu arti pada dirinya sendiri dan berkaitan dengan waktu tertentu.
وَالثَّالِثُ الْحَرْفُ وَهُوَ كَلِمَةٌ دَلَّتْ عَلَى مَعْنًى فِي غَيْرِهَا. Yang ketiga adalah Huruf, yaitu kata yang baru akan menunjukkan artinya secara jelas jika bersambung dengan kata yang lain.
مِثَالُ ذَلِكَ هَلْ جَاءَ زَيْدٌ، وَإِعْرَابُهُ هَلْ حَرْفُ اسْتِفْهَامٍ وَجَاءَ فِعْلٌ مَاضٍ مَبْنِيٌّ عَلَى الْفَتْحِ، زَيْدٌ فَاعِلٌ وَالْفَاعِلُ مَرْفُوعٌ، وَعَلَامَةُ رَفْعِهِ ضَمَّةٌ ظَاهِرَةٌ فِي آخِرِهِ. Contohnya adalah “Hal ja’a Zaidun”; kedudukan katanya adalah “Hal” merupakan Huruf Istifham atau kata tanya, “ja’a” adalah Fi’il Madhi yang harokat akhirnya tetap fathah, dan “Zaidun” adalah Fa’il yang marfu’ dengan tanda dhommah yang jelas di akhirnya.
فَالِاسْمُ يُعْرَفُ بِالْخَفْضِ وَالتَّنْوِينِ، وَدُخُولِ الْأَلِفِ وَاللَّامِ عَلَيْهِ. Maka kata Isim itu bisa kita kenali dengan adanya tanda Al-Khafdh atau kasroh, adanya tanwin, atau masuknya huruf Alif dan Lam di depannya.

penjelasan:

Kalam dalam ilmu Nahwu harus memenuhi empat syarat utama yaitu Lafadz yang berarti suara dengan huruf hijaiyah, Murakkab yang berarti susunan minimal dua kata, Mufid yang berarti memberikan pemahaman sempurna, dan Bil-Wadh’i yang berarti menggunakan bahasa Arab.

Ilmu Nahwu sendiri sangat penting dipelajari agar kita bisa memahami perubahan harokat di akhir kata sehingga bisa mengerti isi Al-Qur’an dan Hadis dengan benar.

Pembagian kata dalam bahasa Arab hanya terbatas pada tiga jenis saja yaitu Isim yang merupakan kata benda atau nama tanpa waktu, Fi’il yang merupakan kata kerja yang terikat waktu, dan Huruf yang baru memiliki arti lengkap jika digabungkan dengan kata lainnya. Untuk mengenali Isim, kita bisa melihat apakah kata tersebut bisa diakhiri dengan kasroh, memiliki tanwin di ujungnya, atau diawali dengan Alif dan Lam.

Dalam contoh kalimat seperti Qoma Zaidun, kata Qoma disebut Fi’il karena menunjukkan pekerjaan di masa lampau, sedangkan Zaidun disebut Isim karena merupakan nama orang yang bertindak sebagai pelaku atau Fa’il yang memiliki tanda dhommah.

Sumber: https://ketabonline.com/ar/books/26115/read?part=1&page=3&index=3505370

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

Recent Posts

  • Terjemah Kitab Tsaquful Akhyarin Nahdliyah (Qurratu ‘Ayn) – Part 4 Menggabungkan Tanzih dan Tashbih dalam Aqidah
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 24 Keutamaan dan Semangat Mencari Ilmu
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 23 Keutamaan Mencari Ilmu
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 22 Keutamaan Menuntut Ilmu
  • Terjemah Kitab Tsaquful Akhyarin Nahdliyin – Part 4 Hubungan Ulama-Umara dan Syarat Menurunkan Pemimpin
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 21 Wafatnya Ulama dan Tangguhnya Penuntut Ilmu
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 20 Nasihat Pentingnya Menuntut Ilmu dan Dekat Ulama
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 19 Ilmu Mengangkat Derajat Hamba Sahaya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 18 Kemuliaan Ilmu dan Kedudukan Ulama
  • Terjemah Alfiyah Ibnu Malik – Pengertian Kalam dan Ciri-Ciri Kata
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 17 Kemuliaan Penuntut Ilmu di Sisi Allah
  • Terjemah Mafatihu Arabiyah Matan Jurumiyah – Pengertian Kalam dan Pembagian Kata
  • Terjemah Mafatihu Arabiyah Matan Jurumiyah – Pembukaan dan Contoh I’rab Dasar
  • Terjemah Alfiyah Ibnu Malik – Pembukaan
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 16 Bukti Kemuliaan Ilmu Menurut Imam Syafi’i
  • Cara Bikin Aplikasi SaaS Fullstack Sederhana dalam 10 Menit dengan Claude
  • Berapa Lama Verifikasi Dana Premium? Jangan Panik, Ini Penjelasannya!
  • NotebookLM Sekarang Bisa Kustomisasi Slide Presentasi Secara Dinamis
  • Review Lengkap Headset SteelSeries Arctis Nova Elite
  • Cara Cek Bansos Atensi YAPI 2026 dan Jadwal Cairnya!
  • Kenapa 2026 Bakal Jadi Tahun Kejayaan Gaming di Linux? Ini Jawabannya
  • Download Upload DNS dan SPTJM SD-SMP untuk Administrasi TKA 2026
  • Kenapa Disney Matikan Dolby Vision dan HDR10? Ini Penjelasannya
  • Kenapa Bobon Santoso Pensiun Dari Youtube? Ini Alasan Sebenarnya
  • Apakah Bootcamp Hacktiv8 Penipu atau Direkomendasikan?
  • How to Fix Microsoft 365 License Errors 29 & 44 with Simple Steps
  • KDE Linux Nears Beta with 62% Progress, What’s Next?
  • PeaZip 10.9 Released, This is The New Feature
  • Wine 11.2 Released with Faster Debugging and 32-Bit Fixes for Linux Users
  • Microsoft Release Litebox: A Secure Library OS for Developers
  • Ubuntu 26.04 LTS Explained: New Features & Benefits for Users
  • NVIDIA Blames January 2024 Windows Update for Gaming Performance Issues and Stuttering
  • Microsoft Defender XDR Now Automatically Filters Low-Severity Alerts
  • How to Access OneDrive Backup Files Easily
  • How to Update LibreOffice on Linux: A Simple Guide
  • Inilah Cara Buat Conversation Starter di Claude Project Agar Workflow Kalian Lebih Sat-Set
  • Cara Membuat Knowledge Base Audit untuk Claude Project Agar Dokumen Kalian Nggak Berantakan
  • Cara Ubah Role Definition Menjadi Custom Instructions yang Efektif buat Claude Project
  • Cara Mendefinisikan Role Project Claude Agar Hasilnya Lebih Akurat dan Konsisten
  • Cara Buat AI Asisten Pribadi dengan Teknik RAG
  • Cara Membuat Podcast dari PDF dengan NotebookLlama dan Groq
  • Tutorial Membuat Sistem Automatic Content Recognition (ACR) untuk Deteksi Logo
  • Apa itu Google Code Wiki?
  • Cara Membuat Agen AI Otomatis untuk Laporan ESG dengan Python dan LangChain
  • Cara Membuat Pipeline RAG dengan Framework AutoRAG
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
  • Apa Itu ErrTraffic? Mengenal Platform ClickFix yang Bikin Website Jadi ‘Error’ Palsu
  • Ini Kronologi Hacking ESA (European Space Agency) 2025
  • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
  • Apa itu Skandal BlackCat Ransomware?
  • Apa itu ToneShell? Backdoor atau Malware Biasa?

Categories

  • Akhlaq lil Banin
  • Alala
  • Alfiyah Ibnu Malik
  • Bahtsul Masail
  • Cerita
  • Download
  • Gusdur
  • Idhotun Nasyiin
  • Ihya Ulumiddin
  • Ilmu Umum
  • Jurumiyah
  • Ke-NU-an
  • Nashoihul Ibad
  • Pendidikan
  • PKB
  • Tokoh
  • Tsaquful Akhyarin Nahdliyah
©2026 surauEMKA | Design: Newspaperly WordPress Theme