Skip to content

surauEMKA

مَا زِلتَ طالبًا

Menu
  • Home
  • Pendidikan
  • Ke-NU-an
  • Bahtsul Masail
  • PKB
  • Kitab Kuning
    • Ihya Ulumiddin
    • Nashoihul Ibad
    • Idhotun Nasyiin
    • Jurumiyah
    • Alala
    • Akhlaq lil Banin
Menu
kitab tsaquf al-akhyar an-nahdliyah

Terjemah Kitab Tsaquful Akhyarin Nahdliyin – Part 4 Hubungan Ulama-Umara dan Syarat Menurunkan Pemimpin

Posted on January 12, 2026January 6, 2026 by Manarul Ikhsan

Cetakan Tahun 2023, Halaman 8

Kalam Artinya
وَلَيْسَتِ الْحُدُودُ إِلَّا حُدُودَ اللهِ الْمَرْضِيَّةَ عِنْدَهُ تَعَالَى. وَهِيَ الْأَمْرُ الْجَامِعُ بَيْنَ الشَّرِيعَةِ وَالْحَقِيقَةِ. Dan tidaklah disebut batasan-batasan itu kecuali batasan Allah yang diridhoi di sisi-Nya. Batasan itu adalah perkara yang menggabungkan antara Syariat (hukum agama) dan Hakikat (kebenaran batin).
فَافْهَمْ. لِأَنَّ الرَّسُولَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: ((بُعِثْتُ بِالشَّرِيعَةِ وَالْحَقِيقَةِ. وَالْأَنْبِيَاءُ كُلُّهُمْ مَا بُعِثُوا إِلَّا بِالشَّرِيعَةِ فَقَط)). Pahamilah ini. Karena Rasulullah SAW bersabda: “Aku diutus dengan membawa Syariat dan Hakikat. Sedangkan seluruh Nabi (selain aku) tidaklah diutus kecuali dengan membawa Syariat saja.”
وَخَيْرُ الْأُمُورِ أَوْسَطُهَا. وَالشَّيْءُ لَا يُنْتَجُ بِمُجَرَّدِ وَحْدِهِ وَمُطْلَقِ فَرْدِهِ. وَلَا بُدَّ مِنَ الشَّيْئَيْنِ، كَمَا فَهِمْتَ مِنْ قَبْلُ. Dan sebaik-baik perkara adalah pertengahannya. Sesuatu tidak akan membuahkan hasil jika hanya sendirian atau terpisah mutlak. Harus ada dua hal (yang berpasangan), sebagaimana yang sudah kamu pahami sebelumnya.
وَكَذَلِكَ كَمَا [أَنَّ] السَّيْفَ أَخُو الْقُرْآنِ، كَمَا قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ((السَّيْفُ أَخُو الْقُرْآنِ)). Begitu juga seperti (pepatah) pedang adalah saudara Al-Qur’an, sebagaimana sabda Nabi SAW: “Pedang adalah saudara Al-Qur’an.”
قَالُوا – أَيِ الْعُلَمَاءُ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمْ: إِنَّ الْمُرَادَ [بِالسَّيْفِ هُنَا] هُوَ الْمُلُوكُ وَالسَّلَاطِينُ، وَبِالْقُرْآنِ هُوَ الْعُلَمَاءُ وَالْحُكَمَاءُ. Para ulama—semoga Allah meridhoi mereka—berkata: Sesungguhnya yang dimaksud dengan “pedang” di sini adalah para Raja dan Penguasa, sedangkan “Al-Qur’an” maksudnya adalah para Ulama dan Ahli Hikmah.
لِأَنَّ قِيَامَ الشَّرْعِ الشَّرِيفِ لَا يَكُونُ إِلَّا بِسِيَاسَةِ الْمُلُوكِ وَالسَّلَاطِينِ أَصْحَابِ الرِّئَاسَةِ وَالسِّيَاسَةِ مِنْ أَهْلِ التَّدَابِيرِ وَالْأُمُورِ الْحُكْمِيَّةِ. Karena tegaknya hukum agama yang mulia ini tidak akan terjadi kecuali dengan pengaturan (politik) para Raja dan Penguasa yang memegang kepemimpinan dan kebijakan, yaitu orang-orang yang ahli mengatur dan mengurus pemerintahan.
وَكَذَلِكَ أَنَّ قِيَامَ الْمَمْلَكَةِ السُّلْطَانِيَّةِ وَالْأُمُورِ الْمُلُوكِيَّةِ لَا يَكُونُ عَلَى التَّمَامِ إِلَّا بِالْعُلَمَاءِ الْعَامِلِينَ وَالْحُكَمَاءِ الْعَارِفِينَ. Begitu juga sebaliknya, tegaknya kerajaan dan urusan pemerintahan tidak akan sempurna kecuali dengan adanya Ulama yang mengamalkan ilmunya dan Ahli Hikmah yang bijaksana.
فَلِأَجْلِ ذَلِكَ، كَانَ مِنْ قَدِيمِ الزَّمَانِ الْأَوَّلِ لَا يَخْلُو لِغَالِبِ كُلِّ نَبِيٍّ وَزِيرٌ مِنَ الْمُلُوكِ أَصْحَابِ الرِّئَاسَةِ وَالسِّيَاسَةِ. Oleh karena itu, sejak zaman dahulu kala, hampir setiap Nabi pasti didampingi oleh pembantu (wazir) dari kalangan Raja yang memiliki kekuasaan dan kemampuan politik.
وَلِغَالِبِ كُلِّ مَالِكٍ وَزِيرٌ مِنَ الْأَنْبِيَاءِ وَالْأَوْلِيَاءِ أَصْحَابِ الْكَمَالِ وَالْإِكْمَالِ وَالْمَقَامِ فِي دِينِ الْإِسْلَامِ. إِذْ أَحَدُهُمَا يَتَأَيَّدُ بِالْآخَرِ. فَافْهَمْ. Dan (sebaliknya) hampir setiap raja memiliki pendamping dari kalangan Nabi dan Wali yang memiliki kesempurnaan dan kedudukan tinggi dalam agama Islam. Karena salah satu dari keduanya saling menguatkan satu sama lain. Pahamilah ini.
فَلِأَجْلِ ذَلِكَ، لَا يَجُوزُ انْعِزَالُ الْمَلِكِ بِمُجَرَّدِ فِسْقِهِ، مَا دَامَ مُصْلِحاً وَحَافِظاً لِلْمَمْلَكَةِ السُّلْطَانِيَّةِ وَالْأُمُورِ الْمُلُوكِيَّةِ. Karena alasan itulah, tidak boleh menurunkan seorang Raja hanya karena dia berbuat fasik (berdosa/tidak taat), selama dia masih bisa memperbaiki keadaan dan menjaga keamanan kerajaan serta urusan pemerintahan.
وَإِلَى هَذِهِ الْإِشَارَةِ بِقَوْلِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ((سَيُؤَيِّدُ هَذَا الدِّينَ الرَّجُلُ الْفَاسِقُ)). Hal ini diisyaratkan oleh sabda Nabi SAW: “Agama ini akan dikuatkan oleh laki-laki yang fasik.”
قَالُوا: هُوَ غَالِبُ الْمُلُوكِ وَالسَّلَاطِينِ. فَافْهَمْ وَتَأَمَّلْ. Para ulama berkata: Laki-laki fasik itu maksudnya adalah kebanyakan dari para Raja dan Penguasa. Pahamilah dan renungkanlah.
كَمَا يَجُوزُ انْعِزَالُهُ إِذَا كَانَ مُفْسِداً لِلْمَمْلَكَةِ السِّيَاسِيَّةِ السُّلْطَانِيَّةِ، وَمُخَرِّباً لِلْأُمُورِ الرِّئَاسِيَّةِ الْمُلُوكِيَّةِ، وَإِنْ كَانَ صَالِحاً لِنَفْسِهِ فِي أَمْرِ دِينِهِ. فَافْهَمْ وَتَفَطَّنْ. Sebagaimana juga (sebaliknya), boleh menurunkan Raja jika dia merusak tatanan politik negara dan menghancurkan urusan pemerintahan, meskipun secara pribadi dia orang yang sholeh (baik agamanya). Pahamilah dan cerdaslah.

Penjelasan:

Teks ini melanjutkan pembahasan tentang keseimbangan, namun kali ini fokus pada hubungan antara Agama dan Kekuasaan. Berikut poin-poin pentingnya:

  1. Keseimbangan Syariat & Hakikat: Di awal paragraf dijelaskan bahwa kesempurnaan agama adalah menggabungkan aturan hukum (Syariat) dan kebenaran batin (Hakikat). Penulis mengutip sebuah hadis yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW diutus dengan kedua hal tersebut sekaligus.

  2. Pedang dan Al-Qur’an: Penulis menggunakan perumpamaan “Pedang adalah saudara Al-Qur’an”.

    • Pedang melambangkan Pemerintah, Raja, atau Kekuasaan Politik.

    • Al-Qur’an melambangkan Ulama, Ilmu, dan Hukum Agama.

  3. Saling Membutuhkan: Dijelaskan bahwa agama tidak bisa tegak tanpa kekuatan politik (pemerintah) yang mengaturnya. Sebaliknya, pemerintahan tidak akan berjalan sempurna tanpa bimbingan ulama yang bijaksana. Keduanya harus bekerja sama seperti Nabi yang didampingi Raja, atau Raja yang didampingi Wali/Ulama.

  4. Aturan Mengganti Pemimpin: Ini bagian yang sangat penting. Penulis menjelaskan prinsip politik Islam menurut kitab ini:

    • Jangan menurunkan Raja hanya karena dosanya: Jika seorang pemimpin itu fasik (suka berbuat dosa secara pribadi) TAPI dia hebat dalam mengatur negara dan menjaga keamanan, maka dia tidak boleh diturunkan. Kenapa? Karena tugas utamanya adalah menjaga negara, dan keahliannya itu menguntungkan orang banyak. Bahkan Nabi pernah bersabda bahwa agama ini kadang ditolong oleh orang yang fasik.

    • Boleh menurunkan Raja jika tidak becus: Sebaliknya, jika seorang pemimpin itu merusak negara dan gagal mengatur pemerintahan, dia boleh diturunkan, MESKIPUN secara pribadi dia orang yang sangat sholeh dan rajin ibadah. Karena kesholehannya hanya untuk dirinya sendiri, tapi ketidakmampuannya memimpin merugikan orang banyak.

Recent Posts

  • Fiqh Puasa Syiah – Kelonggaran Dalam Niat Puasa
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 44 – Keutamaan Menyampaikan Kebaikan
  • Fiqh Puasa Syiah – Niat Puasa Tetap Sah Meski Siang Hari
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 43 – Keutamaan Ilmu Dibanding Menyampaikan Sebuah Hadis yang Baik
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 42 – Keutamaan Mendoakan Pengajar Kebaikan
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 41 – Keutamaan Mengingat Allah dan Menuntut Ilmu di Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 40 – Keutamaan Berbagi Ilmu dan Hikmah kepada Sesama Muslim
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 39 – Bahaya Menyembunyikan Ilmu Agama
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 38 – Cara Allah Mencabut Ilmu dari Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 37 – Keutamaan Ilmu yang Bermanfaat bagi Orang Lain
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 36 – Keutamaan Mengajarkan Ilmu dan Mengamalkannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 35 – Keutamaan Dakwah dan Mengajak kepada Jalan Allah
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 10): Adab Masuk Masjid Saat Imam Sedang Khutbah Jumat
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 9): Adab Mendengarkan Khutbah dan Pengecualiannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 34 – Kewajiban Menyampaikan Ilmu dan Larangan Menyembunyikannya
  • Inilah Cara Clear RDP Cache dan Registry MRU Biar Remote Desktop Kalian Kembali Segar
  • Cara Restore File Association .rdp Agar Remote Desktop Bisa Terbuka Otomatis Lagi
  • Apa itu Probabilistic Methods dalam Klasifikasi Data?
  • Apa itu Klasifikasi Data dengan Metode Feature Selection?
  • Inilah Panduan Lengkap Jalur Afirmasi Disabilitas SPMB Kota Malang 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Cara Lengkap Daftar UM Undip 2026: Panduan Teknis, Jadwal, dan Syarat Biar Nggak Salah Langkah!
  • Inilah Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026 Versi Webometrics dan QS WUR, Nggak Kalah Sama Negeri!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026, Kesempatan Emas Masuk Kampus Jaket Kuning Tanpa Tes!
  • Inilah Tampilan Baru Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026, Cara Cek Status dan Nominal Bantuan yang Cair!
  • Inilah Aturan PIN SPMB Jatim 2026, Bisa Dipakai Berapa Kali Sih?
  • Make Fedora Login Safe with Authselect and Faillock
  • How Measure Linux Security Use OpenSCAP Lynis and Systemd
  • SELinux Make Nginx Break and How to Fix It Easy
  • How See Hidden SELinux Errors When Your Server Is Broken
  • How Fix SELinux Port Denied Error With Sealert Easy Guide
  • Read SELinux AVC Denial Log Simple Guide for Noob
  • How Check and Fix SELinux Block Things in Fedora Linux
  • How Actually SELinux is Work?
  • How to Install Elementary OS 8 Easy and Make It Good
  • How to Install UniFi OS Server on Ubuntu Linux Without Cloud Key
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • How to unlock the potential of a 12 million token context window using SubQ AI
  • How to build your own specialized AI coding team using Mistral Vibe subagents for maximum efficiency
  • How to Find Free ComfyUI Workflows and Run Creative AI Locally Without Expensive API Costs
  • How to bridge the gap between visual prototypes and functional software using Claude Design and Claude Code for professional development
  • Stop Creating Slop Website, Here’s How to Create Stunning AI Websites That Look Professional and Bespoke
RSS Error: WP HTTP Error: A valid URL was not provided.

Categories

  • Akhlaq lil Banin
  • Alala
  • Alfiyah Ibnu Malik
  • Bahtsul Masail
  • Bughyatul Mustarsyidin
  • Cerita
  • Download
  • Fathul Qarib
  • Fiqh Syiah
  • Gusdur
  • Idhotun Nasyiin
  • Ihya Ulumiddin
  • Ilmu Umum
  • Jurumiyah
  • Ke-NU-an
  • Kitab Kuning Politik
  • Nashoihul Ibad
  • Pendidikan
  • PKB
  • Tokoh
  • Tsaquful Akhyarin Nahdliyah
  • Uncategorized
©2026 surauEMKA | Design: Newspaperly WordPress Theme