Skip to content

surauEMKA

مَا زِلتَ طالبًا

Menu
  • Home
  • Pendidikan
  • Ke-NU-an
  • Bahtsul Masail
  • PKB
  • Kitab Kuning
    • Ihya Ulumiddin
    • Nashoihul Ibad
    • Idhotun Nasyiin
    • Jurumiyah
    • Alala
    • Akhlaq lil Banin
Menu
cak imin

Cak Imin Lepas Ribuan Mahasiswa UNP KKN Tanggap Bencana: Alam Jadi Guru, Mahasiswa Wajib Tangguh!

Posted on December 18, 2025 by Manarul Ikhsan

Kabar hangat datang dari ranah Minang nih untuk kita semua. Sosok yang pastinya sudah sangat akrab bagi kaum nahdliyin dan santri, yakni Gus Muhaimin atau Cak Imin, baru saja memberikan wejangan penting buat mahasiswa di Sumatera Barat. Kunjungan beliau kali ini bukan sekadar seremonial biasa, melainkan sebuah panggilan aksi bagaimana pengabdian itu harus benar-benar nendang manfaatnya buat umat dan masyarakat luas. Yuk, kita simak detail beritanya.

Jadi begini ceritanya, Bapak Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Dr. (H.C.) Drs. A. Muhaimin Iskandar, M.Si., atau yang lebih luwes kita sapa Cak Imin, hadir langsung di Universitas Negeri Padang (UNP). Beliau secara resmi melepas ribuan mahasiswa yang bakal terjun melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tanggap Bencana. Bayangkan, ada sebanyak 2.232 mahasiswa yang siap mengabdi di berbagai wilayah Sumatera Barat untuk periode Januari–Februari 2026. Jumlah yang nggak main-main ini dilepas pada Rabu (17/12/2025) kemarin.

Dalam sambutannya, Cak Imin menekankan satu hal yang kayak-nya sering luput dari perhatian kita: alam adalah guru terbaik. Beliau berharap mahasiswa bisa menjalankan pengabdian di wilayah-wilayah rawan dan terdampak bencana. Menurut Ketua Umum PKB ini, pengalaman bencana di masa lalu seperti di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara harus menjadi ibrah atau pembelajaran berharga. Jenengan sadar nggak, kalau dinamika alam dan masyarakat itu sebenarnya sumber teori baru? Justru di lapangan itulah, realitas pembangunan yang sesungguhnya terlihat, bukan cuma di buku teks.

“Perkembangan alam dan masyarakat kita harus kita jadikan sebagai sumber teori baru yang akan bermanfaat buat membangun bangsa kita,” dawuh Cak Imin.

Tugas rekan-rekan mahasiswa UNP ini nanti nggak bakal enteng. Mereka yang ditempatkan di wilayah terdampak bencana akan difokuskan pada sejumlah misi kemanusiaan. Mulai dari pemulihan psikologis para korban, mendorong ekonomi warga supaya bangkit lagi, sampai membantu urusan logistik di lapangan. Kata Cak Imin, proses KKN di titik bencana ini bakal membentuk karakter mahasiswa jadi jauh lebih tangguh dan dewasa. Soalnya, kondisi lapangan itu sering nggak ideal dan beda jauh sama teori di kelas. Di sinilah sampeyan diuji kemampuan adaptasinya. Tantangan zaman now itu berubah cepat, gabungan antara kemajuan teknologi dan kondisi bumi yang makin dinamis.

Nah, ada bagian yang cukup menantang nih. Cak Imin mendorong mahasiswa, baik yang KKN bencana maupun nonbencana, untuk menemukan cara cepat dan efektif dalam memberdayakan masyarakat, khususnya dalam pengentasan kemiskinan. Beliau minta semua temuan di lapangan ditulis sebagai rekomendasi kebijakan. Bahkan beliau memberi iming-iming menarik, “Lima besar penulisan terbaik saya kasih hadiah yang memuaskan.” Wah, ini kesempatan emas buat mahasiswa UNP nunjukin kalau mereka nggak cuma jago kandang.

Di sisi lain, Bapak Rektor UNP, Prof. Dr. Ir. Krismadinata, M.Sc., Ph.D., merasa momen ini sangat istimewa karena dihadiri langsung oleh Menko PM. Beliau menjelaskan bahwa UNP—yang notabene kampus tertua di Sumatera sejak 1954—kini telah bertransformasi menjadi PTNBH. KKN di UNP sekarang didesain bukan sekadar kegiatan rutin menggugurkan kewajiban, tapi gerakan perubahan berkelanjutan. Prinsip yang dipegang sangat local wisdom, yakni Alam Takambang Jadi Guru (Alam terbentang menjadi guru), yang diselaraskan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Fokusnya jelas: pengentasan kemiskinan, stunting, hingga penanganan perubahan iklim demi dampak nyata bagi nagari.

Dari kunjungan Cak Imin dan semangat mahasiswa UNP ini, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa pengabdian itu membutuhkan kepekaan hati dan ketajaman pikiran dalam membaca situasi. Bagi rekan-rekanita yang masih berstatus mahasiswa, entah itu di kampus umum atau di pesantren, jadikanlah setiap momen terjun ke masyarakat sebagai ladang amal jariyah dan pendewasaan diri. Jangan sampai KKN cuma jadi ajang foto-foto doang, tapi harus ada atsar atau jejak kebaikan konkret yang ditinggalkan untuk warga. Mari kita doakan semoga mahasiswa UNP dilancarkan kegiatannya dan masyarakat Sumbar semakin tangguh menghadapi segala tantangan. Jenengan siap nggak kalau suatu saat harus terjun langsung membantu sesama di daerah bencana? Terima kasih sudah menyimak, tetap semangat menebar manfaat!

Sumber: Suara Sumbar

Recent Posts

  • Fiqh Puasa Syiah – Kelonggaran Dalam Niat Puasa
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 44 – Keutamaan Menyampaikan Kebaikan
  • Fiqh Puasa Syiah – Niat Puasa Tetap Sah Meski Siang Hari
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 43 – Keutamaan Ilmu Dibanding Menyampaikan Sebuah Hadis yang Baik
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 42 – Keutamaan Mendoakan Pengajar Kebaikan
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 41 – Keutamaan Mengingat Allah dan Menuntut Ilmu di Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 40 – Keutamaan Berbagi Ilmu dan Hikmah kepada Sesama Muslim
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 39 – Bahaya Menyembunyikan Ilmu Agama
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 38 – Cara Allah Mencabut Ilmu dari Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 37 – Keutamaan Ilmu yang Bermanfaat bagi Orang Lain
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 36 – Keutamaan Mengajarkan Ilmu dan Mengamalkannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 35 – Keutamaan Dakwah dan Mengajak kepada Jalan Allah
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 10): Adab Masuk Masjid Saat Imam Sedang Khutbah Jumat
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 9): Adab Mendengarkan Khutbah dan Pengecualiannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 34 – Kewajiban Menyampaikan Ilmu dan Larangan Menyembunyikannya
  • Inilah Cara Mengatasi OneDrive yang Suka Mengubah atau Menghapus Metadata File Kalian
  • Inilah Cara Menonaktifkan Antivirus Pihak Ketiga di Windows 11 dengan Aman
  • Inilah Cara Mengatur Raspberry Pi 5 dengan Ubuntu Server untuk Python dan Desktop GUI Tanpa Ribet
  • Inilah Alasan Kenapa Galaxy Z Fold 8 Ultra Bisa Jadi Produk yang Mengecewakan
  • Inilah Alasan Intel Merilis Raptor Lake Next di Socket LGA 1700, Masih Setia dengan DDR4!
  • Gini Caranya Menghilangkan Recycle Bin dari Desktop Windows 11 Supaya Lebih Bersih!
  • Inilah Huawei AirEngine 8771-X1T, Solusi Wi-Fi 7 Super Cepat untuk Bisnis Masa Kini
  • Inilah Cara Mengatasi Error Koneksi VMware Horizon Akibat Intersepsi SSL Proxy
  • Inilah Cara Mengatasi Connection Server Authentication Failed di VMware Horizon Client
  • Cara Laptop Nggak Lemot Pas Colok SD Card, Gampang Banget!
  • How to Secure DNS and NTP in Fedora Linux
  • How to Hardening DNF on Fedora/Almalinux
  • How to Masking & Secure Daemon in Linux Server
  • How to Hardening Mount Option in Linux Server
  • How to Secure Linux Server with AIDE
  • Auditd Custom Rules & Tips
  • Securing SSH Server with fail2ban
  • Fedora Linux Firewalld Drop Zone and Rich Rules
  • How to SSH Hardening 2026
  • How to Add Password Protection to GRUB
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • How to unlock the potential of a 12 million token context window using SubQ AI
  • How to build your own specialized AI coding team using Mistral Vibe subagents for maximum efficiency
  • How to Find Free ComfyUI Workflows and Run Creative AI Locally Without Expensive API Costs
  • How to bridge the gap between visual prototypes and functional software using Claude Design and Claude Code for professional development
  • Stop Creating Slop Website, Here’s How to Create Stunning AI Websites That Look Professional and Bespoke
RSS Error: WP HTTP Error: A valid URL was not provided.

Categories

  • Akhlaq lil Banin
  • Alala
  • Alfiyah Ibnu Malik
  • Bahtsul Masail
  • Bughyatul Mustarsyidin
  • Cerita
  • Download
  • Fathul Qarib
  • Fiqh Syiah
  • Gusdur
  • Idhotun Nasyiin
  • Ihya Ulumiddin
  • Ilmu Umum
  • Jurumiyah
  • Ke-NU-an
  • Kitab Kuning Politik
  • Nashoihul Ibad
  • Pendidikan
  • PKB
  • Tokoh
  • Tsaquful Akhyarin Nahdliyah
  • Uncategorized
©2026 surauEMKA | Design: Newspaperly WordPress Theme