Skip to content

surauEMKA

مَا زِلتَ طالبًا

Menu
  • Home
  • Pendidikan
  • Ke-NU-an
  • Bahtsul Masail
  • PKB
  • Kitab Kuning
    • Ihya Ulumiddin
    • Nashoihul Ibad
    • Idhotun Nasyiin
    • Jurumiyah
    • Alala
    • Akhlaq lil Banin
Menu
beasiswa santri PBNU

Mau Kuliah di Luar Negeri? PBNU Buka Program NU Scholarship untuk Persiapan S2 dan S3, Simak Syaratnya!

Posted on December 18, 2025 by Manarul Ikhsan

Kabar gembira datang dari PBNU untuk para santri yang punya mimpi tinggi melanjutkan pendidikan. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama kembali menunjukkan kepedulian nyata pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) warga Nahdliyin dengan meluncurkan program beasiswa khusus. Ini bukan sekadar wacana, tapi langkah strategis buat jenengan yang pengen menuntut ilmu sampai ke negeri orang namun masih terkendala persiapan teknis.

Program yang diberi nama NU Scholarship ini hadir sebagai jembatan bagi warga NU yang berencana mengambil studi Magister (S2) maupun Doktoral (S3) di kampus-kampus internasional. Direktur NU Scholarship, Bapak M Syauqillah, menjelaskan bahwa beasiswa ini memang didesain secara spesifik. Tujuannya supaya kader-kader NU nggak cuma jago di kandang sendiri, tapi juga punya kapasitas mumpuni untuk menembus seleksi ketat di perguruan tinggi terkemuka dunia.

Bentuk beasiswa yang ditawarkan cukup unik dan sangat solutif. Jenengan tidak langsung diberi uang kuliah, melainkan dibekali “senjata” utamanya dulu, yaitu pendampingan kursus bahasa Inggris dan fasilitasi tes IELTS. Kita tahu sendiri, seringkali kader santri itu cerdas secara akademik, tapi minder atau mandeg ketika berhadapan dengan syarat bahasa asing. Nah, Pak Syauqillah yang juga merupakan dosen Universitas Indonesia ini menegaskan bahwa fokus program adalah upgrading kemampuan bahasa Inggris calon mahasiswa sebelum mereka mendaftar ke universitas tujuan.

Berikut adalah beberapa poin mekanisme dan syarat yang perlu jenengan perhatikan:

    1. Pendaftaran dilakukan secara daring dengan melampirkan ijazah S1 atau S2 melalui laman www.nuscholarship.or.id
    2. Telah menyelesaikan studi S1 atau S2, dibuktikan dengan ijazah atau Surat Tanda Tamat Belajar
    3. Belum memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi luar negeri
    4. Memiliki skor TOEFL, minimal TOEFL ITP
    5. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00
    6. Menyusun motivation letter
    7. Menyertakan surat rekomendasi dari PCNU setempat dan/atau tokoh NU
    8. Tidak sedang mendaftar atau menerima beasiswa lain yang berpotensi menimbulkan pendanaan ganda selama mengikuti program NU Scholarship
    9. Bersedia menandatangani surat pernyataan pendaftar beasiswa bermaterai Rp10.000 sesuai ketentuan
    10. Mengisi Basis Data Terpadu (BDT) calon penerima manfaat Beasiswa PBNU–Baznas RI

Peluang emas seperti ini nggak datang setiap hari. Program NU Scholarship adalah bukti bahwa santri juga harus go international tanpa kehilangan jati dirinya. Jangan biarkan kendala bahasa menghalangi niat jenengan untuk belajar lebih tinggi. Siapkan berkasnya, minta restu orang tua dan Kiai, lalu segera mendaftar.

Mari kita manfaatkan kesempatan ini sebagai ikhtiar untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus berkhidmat membesarkan NU di kancah global. Terima kasih sudah menyimak informasi ini, Rekan-rekanita. Semoga sukses menjemput mimpi dan membawa manfaat bagi umat.

Sumber: NU Online

Recent Posts

  • Fiqh Puasa Syiah – Kelonggaran Dalam Niat Puasa
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 44 – Keutamaan Menyampaikan Kebaikan
  • Fiqh Puasa Syiah – Niat Puasa Tetap Sah Meski Siang Hari
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 43 – Keutamaan Ilmu Dibanding Menyampaikan Sebuah Hadis yang Baik
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 42 – Keutamaan Mendoakan Pengajar Kebaikan
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 41 – Keutamaan Mengingat Allah dan Menuntut Ilmu di Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 40 – Keutamaan Berbagi Ilmu dan Hikmah kepada Sesama Muslim
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 39 – Bahaya Menyembunyikan Ilmu Agama
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 38 – Cara Allah Mencabut Ilmu dari Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 37 – Keutamaan Ilmu yang Bermanfaat bagi Orang Lain
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 36 – Keutamaan Mengajarkan Ilmu dan Mengamalkannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 35 – Keutamaan Dakwah dan Mengajak kepada Jalan Allah
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 10): Adab Masuk Masjid Saat Imam Sedang Khutbah Jumat
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 9): Adab Mendengarkan Khutbah dan Pengecualiannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 34 – Kewajiban Menyampaikan Ilmu dan Larangan Menyembunyikannya
  • Running Windows 11 on Apple Silicon: UTM vs. Parallels Desktop vs. VMware Fusion
  • Testing PikaOS, a Rolling Debian Distribution Special for Gaming and Content Creation
  • Engineering the On-Premises AI Data Center: An In-Depth Technical Review of the HP ZGX Fury AI Station
  • Trying my new Favourite Task Manager, TMOG on Omarchy Linux
  • ASRock Industrial AI Box A395: Is This the Best Compact Strix Halo System for Local AI?
  • Redox OS: A Rust-Based Microkernel Operating System (And How It Differs from Linux)
  • Canonical Is Bringing Back Ubuntu Core Desktop — This Time With a Clearer Plan
  • systemd Officially Adds Support for Rust Components
  • Rocky Linux Creator Builds a Brand-New “Not Linux” Kernel in 11 Days Using AI
  • Building a local AI agent in Workshop on Ubuntu 26.10
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Secure DNS and NTP in Fedora Linux
  • How to Hardening DNF on Fedora/Almalinux
  • Some of New Gemini Notebook Update is CRAZY GOOD: Native Mobile Recording
  • Clover 35B A3B Local Test | Diffusion Model Beats Qwen 35B MoE? | Local AI Setup with llama.cpp
  • The no-code app implementation plan in 2026
  • Liquid AI Unveils LFM3: A New Generation of Multimodal Foundation Models Built Small Device
  • Google DeepMind Unveils Genie 4: The Most Advanced Real-Time Interactive World Model Yet
  • Building Long-Running AI Agents with Pi Durable: An AI SRE Agent Example
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
RSS Error: WP HTTP Error: A valid URL was not provided.

Categories

  • Akhlaq lil Banin
  • Alala
  • Alfiyah Ibnu Malik
  • Apple
  • Bahtsul Masail
  • Bughyatul Mustarsyidin
  • Cerita
  • Download
  • Fathul Qarib
  • Fiqh Syiah
  • Gusdur
  • Idhotun Nasyiin
  • Ihya Ulumiddin
  • Ilmu Umum
  • Jurumiyah
  • Ke-NU-an
  • Kitab Kuning Politik
  • Linux
  • Nashoihul Ibad
  • Pendidikan
  • PKB
  • Review
  • Tokoh
  • Tsaquful Akhyarin Nahdliyah
  • Tutorial
  • Uncategorized
©2026 surauEMKA | Design: Newspaperly WordPress Theme