Cetakan 2023, Halaman 12
| kalimat berbahasa arab | artinya |
| [فَصْلٌ]
فِي وُجُوْبِ اسْتِرْجَاعِ القَائِلِ عَنْ قَوْلِهِ الوُجُوْدِيِّ وَاسْتِتَابَتُهُ |
Bab ini membahas tentang kewajiban bagi orang yang mengucapkan paham wujudiyah untuk menarik kembali ucapannya dan kewajiban untuk memintanya bertobat. |
| وَأَمَّا القَائِلُوْنَ بِهَذِهِ الأَقْوَالِ البَاطِلَةِ المَذْكُوْرَةِ وَالكَلِمَاتِ الفَاسِدَةِ الزُّبُوْرَةِ وَكَذَا المُصَدِّقُوْنَ وَالمُؤَوِّلُوْنَ وَالمُتَرَوِّفُوْنَ كُلُّهُمْ، فَضْلاً عَنِ المُعْتَقِدِيْنَ فِيْهَا عَلَى التَّقْرِيْرِ السَّابِقِ وَالتَّحْرِيْرِ المَذْكُوْرِ مِنْ قَبْلُ | Adapun orang-orang yang mengucapkan perkataan yang salah tadi, kata-kata rusak yang tertulis, serta orang-orang yang membenarkannya, yang menafsirkan dengan cara sendiri, dan para pengikutnya semua, apalagi orang yang meyakininya sesuai penjelasan dan tulisan yang sudah dibahas sebelumnya. |
| فَإِنَّهُمْ إِنْ لَمْ يَرْجِعُوْا عَنْ أَقْوَالِهِمِ القَبِيْحَةِ وَاعْتِقَادَاتِهِمُ الفَضِيْحَةِ، وَدَامُوْا عَلَى مَذَاهِبِهِمُ الخَبِيْثَةِ المَذْكُوْرَةِ؛ كَانُوْا مِنَ الزَّنَادِقَةِ الكَفَرَةِ وَالمَلَاحِدَةِ الفَجَرَةِ | Maka sebenarnya, jika mereka tidak mau mencabut ucapan buruk dan keyakinan mereka yang memalukan itu, serta tetap terus mengikuti jalan pemikiran mereka yang jahat tersebut, mereka termasuk kelompok orang zindik yang kafir dan orang-orang yang menyimpang dari agama serta suka berbuat dosa. |
| فَيَجِبُ اسْتِتَابَتُهُمْ | Oleh karena itu, mereka wajib diminta untuk segera bertobat kepada Allah. |
penjelasan:
Bagian ini memberikan peringatan yang sangat serius bagi siapa saja yang terlibat dalam paham wujudiyah yang menyimpang. Tidak hanya orang yang pertama kali bicara, tapi orang yang membenarkan, orang yang mencoba memberi alasan atau tafsiran yang salah, hingga orang yang sekadar mengikuti pun terkena dampaknya. Jika mereka tetap berpegang teguh pada keyakinan yang salah itu dan tidak mau mencabut kata-katanya, maka mereka dianggap telah keluar dari jalan yang benar dan bisa disebut sebagai zindik atau mulhid. Perbuatan ini dianggap sangat berbahaya bagi iman karena merusak dasar-dasar aqidah yang benar. Karena kesalahannya sangat besar, maka secara hukum agama mereka harus diingatkan dan diminta untuk bertobat dengan sungguh-sungguh agar kembali ke jalan yang benar. Inti dari bahasan ini adalah menjaga agar setiap muslim tidak terjebak dalam kata-kata atau keyakinan yang bisa merusak hubungan mereka dengan Allah.