Skip to content

surauEMKA

مَا زِلتَ طالبًا

Menu
  • Home
  • Pendidikan
  • Ke-NU-an
  • Bahtsul Masail
  • PKB
  • Kitab Kuning
    • Ihya Ulumiddin
    • Nashoihul Ibad
    • Idhotun Nasyiin
    • Jurumiyah
    • Alala
    • Akhlaq lil Banin
Menu
Kitab Wasail Syiah

Fiqh Puasa Syiah (Hadis No 12.701) – Kenapa Puasa Bisa Mengingat Akhirat Melalui Rasa Lapar?

Posted on March 2, 2026February 27, 2026 by Manarul Ikhsan

Berikut adalah pembahasan tentang hadis nomor 12701, dari kitab Fiqh Puasa Syiah yang dimuat di kitab Wasa’il al-Shia, sebuah kumpulan hadis penting dalam tradisi Ahlul Bait yang disusun oleh Syekh Al-Hurr al-Amili jilid sepuluh bagian bab kewajiban puasa.

kalimat berbahasa arab artinya
وَفِي ( الْعِلَلِ ) وَ ( عُيُونِ الْأَخْبَارِ ) بِأَسَانِيدِهِ عَنِ الْفَضْلِ بْنِ شَاذَانَ ، عَنِ الرِّضَا (عَلَيْهِ السَّلَامُ) قَالَ : إِنَّمَا أُمِرُوا بِالصَّوْمِ لِكَيْ يَعْرِفُوا أَلَمَ الْجُوعِ وَالْعَطَشِ فَيَسْتَدِلُّوا عَلَى فَقْرِ الْآخِرَةِ Dalam kitab al-Ilal dan Uyun al-Akhbar, melalui jalur cerita dari al-Fadl bin Shadhan, Imam ar-Ridha berkata bahwa manusia disuruh berpuasa supaya mereka mengerti rasa sakitnya lapar dan haus, sehingga mereka bisa membayangkan betapa butuhnya kita di hari kiamat nanti.
وَلِيَكُونَ الصَّائِمُ خَاشِعاً ذَلِيلاً مُسْتَكِيناً مَأْجُوراً مُحْتَسِباً عَارِفاً صَابِراً عَلَى مَا أَصَابَهُ مِنَ الْجُوعِ وَالْعَطَشِ فَيَسْتَوْجِبَ الثَّوَابَ مَعَ مَا فِيهِ مِنَ الْإِمْسَاكِ عَنِ الشَّهَوَاتِ Puasa ini juga bertujuan agar orang yang melakukannya menjadi rendah hati, tenang, sabar saat lapar, dan ikhlas sehingga dia pantas mendapatkan pahala, apalagi dia sudah berjuang menahan keinginan-keinginan buruknya.
وَلِيَكُونَ ذَلِكَ وَاعِظاً لَهُمْ فِي الْعَاجِلِ ، وَدَلِيلاً لَهُمْ فِي الْآجِلِ Rasa lapar itu menjadi nasihat atau pengingat untuk hidup kita sekarang dan menjadi petunjuk untuk kehidupan kita nanti di masa depan setelah mati.
وَلِيَعْرِفُوا شِدَّةَ مَبْلَغِ ذَلِكَ عَلَى أَهْلِ الْفَقْرِ وَالْمَسْكَنَةِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ فَيُؤَدُّوا إِلَيْهِمْ مَا افْتَرَضَ اللهُ لَهُمْ فِي أَمْوَالِهِمْ Terakhir, supaya kita semua tahu betapa susahnya hidup orang-orang miskin di dunia ini, sehingga kita mau memberikan harta kita kepada mereka sesuai dengan aturan yang sudah Allah buat.

penjelasan:

Hadis nomor 12701 ini memberikan alasan yang sangat mendalam tentang mengapa kita diperintahkan untuk berpuasa. Imam ar-Ridha menjelaskan bahwa puasa adalah sarana agar kita bisa merasakan penderitaan fisik berupa lapar dan haus. Tujuannya adalah agar rasa lapar tersebut mengingatkan kita pada kondisi di hari kiamat, di mana manusia akan merasa sangat butuh dan tidak punya apa-apa, sehingga kita menjadi lebih rajin menyiapkan bekal amal saleh.

Selain sebagai pengingat akhirat, puasa juga membentuk karakter yang luar biasa di dalam diri seseorang. Dengan menahan haus dan lapar, seorang hamba dilatih untuk menjadi pribadi yang rendah hati, sabar, dan tidak sombong. Perjuangan melawan keinginan-keinginan atau nafsu selama berpuasa inilah yang membuat seseorang layak mendapatkan pahala besar karena ia telah berhasil mendidik jiwanya menjadi lebih tenang dan patuh.

Tujuan sosial dari puasa juga sangat ditekankan dalam hadis ini. Allah ingin agar kita semua benar-benar memahami betapa beratnya kehidupan orang-orang yang kekurangan rezeki setiap harinya. Kesadaran ini diharapkan bisa menyentuh hati kita agar tidak pelit dan segera memberikan hak orang miskin melalui zakat atau bantuan lainnya dari harta yang kita miliki.

Perbandingan dengan Mazhab Sunni

  • Mazhab Hanafi: Mazhab ini memandang puasa sebagai ibadah untuk mematahkan kekuatan syahwat yang menjadi pintu masuk setan. Dengan merasa lapar, seseorang akan lebih mudah mengendalikan diri dari perbuatan dosa dan maksiat karena raga yang lemas tidak akan bersemangat melakukan hal-hal buruk. Nama kitab: Al-Mabsut, penulis: As-Sarakhsi, nama penerbit: Dar al-Ma’rifah, tahun terbit: 1993, halaman: 54.
  • Mazhab Maliki: Ulama dalam mazhab ini menekankan bahwa puasa adalah latihan sabar yang paling utama karena melibatkan penahanan kebutuhan dasar manusia. Puasa dianggap sebagai rahasia antara seorang hamba dengan Tuhannya yang tidak diketahui oleh orang lain, sehingga mendidik kejujuran yang sangat tinggi dalam diri pelakunya. Nama kitab: Al-Mudawwanah al-Kubra, penulis: Imam Malik, nama penerbit: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, tahun terbit: 1994, halaman: 176.
  • Mazhab Syafi’i: Mazhab ini menjelaskan bahwa salah satu hikmah puasa adalah untuk menjernihkan hati agar lebih peka terhadap ilmu agama. Ketika perut tidak terlalu penuh, pikiran akan menjadi lebih terang dan hati tidak akan keras, sehingga seseorang lebih mudah merasa iba dan sayang kepada sesama manusia yang hidup dalam kesusahan. Nama kitab: Al-Umm, penulis: Imam asy-Syafi’i, nama penerbit: Dar al-Ma’rifah, tahun terbit: 1990, halaman: 78.
  • Mazhab Hanbali: Dalam pandangan mazhab ini, puasa adalah cara hamba untuk mendekatkan diri kepada derajat malaikat yang tidak makan dan tidak minum. Rasa lapar dipandang sebagai pengingat akan besarnya nikmat Allah yang sering dilalaikan, serta menjadi benteng pelindung dari siksa api neraka bagi siapa saja yang menjalankannya dengan tulus. Nama kitab: Al-Mughni, penulis: Ibnu Qudamah, nama penerbit: Dar al-Manar, tahun terbit: 1985, halaman: 102.

 

Recent Posts

  • Fiqh Puasa Syiah – Kelonggaran Dalam Niat Puasa
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 44 – Keutamaan Menyampaikan Kebaikan
  • Fiqh Puasa Syiah – Niat Puasa Tetap Sah Meski Siang Hari
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 43 – Keutamaan Ilmu Dibanding Menyampaikan Sebuah Hadis yang Baik
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 42 – Keutamaan Mendoakan Pengajar Kebaikan
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 41 – Keutamaan Mengingat Allah dan Menuntut Ilmu di Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 40 – Keutamaan Berbagi Ilmu dan Hikmah kepada Sesama Muslim
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 39 – Bahaya Menyembunyikan Ilmu Agama
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 38 – Cara Allah Mencabut Ilmu dari Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 37 – Keutamaan Ilmu yang Bermanfaat bagi Orang Lain
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 36 – Keutamaan Mengajarkan Ilmu dan Mengamalkannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 35 – Keutamaan Dakwah dan Mengajak kepada Jalan Allah
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 10): Adab Masuk Masjid Saat Imam Sedang Khutbah Jumat
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 9): Adab Mendengarkan Khutbah dan Pengecualiannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 34 – Kewajiban Menyampaikan Ilmu dan Larangan Menyembunyikannya
  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Secure DNS and NTP in Fedora Linux
  • How to Hardening DNF on Fedora/Almalinux
  • How to Masking & Secure Daemon in Linux Server
  • How to Hardening Mount Option in Linux Server
  • How to Secure Linux Server with AIDE
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • How to unlock the potential of a 12 million token context window using SubQ AI
  • How to build your own specialized AI coding team using Mistral Vibe subagents for maximum efficiency
  • How to Find Free ComfyUI Workflows and Run Creative AI Locally Without Expensive API Costs
  • How to bridge the gap between visual prototypes and functional software using Claude Design and Claude Code for professional development
  • Stop Creating Slop Website, Here’s How to Create Stunning AI Websites That Look Professional and Bespoke
RSS Error: WP HTTP Error: A valid URL was not provided.

Categories

  • Akhlaq lil Banin
  • Alala
  • Alfiyah Ibnu Malik
  • Bahtsul Masail
  • Bughyatul Mustarsyidin
  • Cerita
  • Download
  • Fathul Qarib
  • Fiqh Syiah
  • Gusdur
  • Idhotun Nasyiin
  • Ihya Ulumiddin
  • Ilmu Umum
  • Jurumiyah
  • Ke-NU-an
  • Kitab Kuning Politik
  • Nashoihul Ibad
  • Pendidikan
  • PKB
  • Tokoh
  • Tsaquful Akhyarin Nahdliyah
  • Uncategorized
©2026 surauEMKA | Design: Newspaperly WordPress Theme