Skip to content

surauEMKA

مَا زِلتَ طالبًا

Menu
  • Home
  • Pendidikan
  • Ke-NU-an
  • Bahtsul Masail
  • PKB
  • Kitab Kuning
    • Ihya Ulumiddin
    • Nashoihul Ibad
    • Idhotun Nasyiin
    • Jurumiyah
    • Alala
    • Akhlaq lil Banin
Menu
Ihya Ulumuddin

Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin (Part 31) – Keutamaan Ilmu dan Ulama Dibandingkan Ibadah Sunnah

Posted on May 7, 2026May 1, 2026 by Manarul Ikhsan
Kalimat Berbahasa ArabArtinya
وَقَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: مَوْتُ أَلْفِ عَابِدٍ قَائِمِ اللَّيْلِ صَائِمِ النَّهَارِ أَهْوَنُ مِنْ مَوْتِ عَالِمٍ بَصِيرٍ بِحَلَالِ اللهِ وَحَرَامِهِ.Sayyidina Umar radhiyallahu ‘anhu pernah berkata: Meninggalnya seribu orang ahli ibadah yang shalat malam terus-menerus dan puasa di siang hari, itu lebih ringan (dosanya/kerugiannya) daripada meninggalnya seorang ulama yang paham betul tentang halal dan haramnya Allah.
وَقَالَ الشَّافِعِيُّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: طَلَبُ الْعِلْمِ أَفْضَلُ مِنَ النَّافِلَةِ.Imam Syafi’i radhiyallahu ‘anhu juga berkata: Menuntut ilmu itu lebih utama daripada mengerjakan ibadah sunnah.

Melalui perkataan Sayyidina Umar radhiyallahu ‘anhu, kita diajak untuk memahami betapa besarnya nilai seorang alim atau orang yang berilmu di mata Allah. Meskipun ibadah seperti shalat malam dan puasa adalah amalan yang sangat mulia, namun manfaatnya cenderung bersifat pribadi untuk diri sendiri. Sebaliknya, seorang ulama yang memiliki pemahaman mendalam tentang syariat membawa manfaat bagi seluruh umat manusia melalui bimbingan dan fatwanya.

Kehilangan seorang ahli ibadah memang merupakan sebuah kerugian, namun kehilangan seorang ulama adalah bencana bagi masyarakat. Ketika seorang ulama wafat, maka seolah-olah ada satu cahaya ilmu yang padam dari muka bumi. Tanpa kehadiran mereka, masyarakat akan kesulitan membedakan mana yang benar dan mana yang salah, serta mana yang diperbolehkan dan mana yang dilarang oleh Allah SWT.

Selanjutnya, pernyataan Imam Syafi’i memperkuat urgensi belajar bagi kita semua. Beliau menegaskan bahwa aktivitas menuntut ilmu memiliki kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan melakukan amalan-amalan sunnah. Hal ini dikarenakan ilmu adalah fondasi dari segala amal. Bagaimana mungkin kita bisa melakukan ibadah sunnah dengan benar jika kita tidak memiliki dasar ilmu yang kuat tentang tata caranya?

Kita perlu menyadari bahwa ibadah tanpa ilmu sangat rentan terhadap kesalahan, bahkan bisa berujung pada kesia-siaan. Dengan mempelajari ilmu agama, kita sedang membangun benteng untuk menjaga diri dan orang lain dari kesesatan. Oleh karena itu, meluangkan waktu untuk duduk di majelis ilmu atau membaca kitab adalah investasi akhirat yang jauh lebih besar nilainya daripada sekadar mengejar jumlah rakaat shalat sunnah tanpa pemahaman.

Sebagai penutup, mari kita jadikan semangat menuntut ilmu sebagai prioritas dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai kita merasa cukup hanya dengan beribadah secara rutin, namun abai terhadap perkembangan ilmu pengetahuan agama. Dengan ilmu, ibadah kita akan menjadi lebih berkualitas, tertata, dan tentunya sesuai dengan tuntunan syariat yang telah ditetapkan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Sources: https://shamela.ws/book/9472/9#p1

Recent Posts

  • Fiqh Puasa Syiah – Kelonggaran Dalam Niat Puasa
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 44 – Keutamaan Menyampaikan Kebaikan
  • Fiqh Puasa Syiah – Niat Puasa Tetap Sah Meski Siang Hari
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 43 – Keutamaan Ilmu Dibanding Menyampaikan Sebuah Hadis yang Baik
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 42 – Keutamaan Mendoakan Pengajar Kebaikan
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 41 – Keutamaan Mengingat Allah dan Menuntut Ilmu di Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 40 – Keutamaan Berbagi Ilmu dan Hikmah kepada Sesama Muslim
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 39 – Bahaya Menyembunyikan Ilmu Agama
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 38 – Cara Allah Mencabut Ilmu dari Dunia
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 37 – Keutamaan Ilmu yang Bermanfaat bagi Orang Lain
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 36 – Keutamaan Mengajarkan Ilmu dan Mengamalkannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 35 – Keutamaan Dakwah dan Mengajak kepada Jalan Allah
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 10): Adab Masuk Masjid Saat Imam Sedang Khutbah Jumat
  • Terjemah Kitab Fathul Qarib Sholat Jumat (Part 9): Adab Mendengarkan Khutbah dan Pengecualiannya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Part 34 – Kewajiban Menyampaikan Ilmu dan Larangan Menyembunyikannya
  • 7 Skill Keamanan Jaringan yang Membuat Network Engineer Makin Dibutuhkan
  • How to Spin Up Disposable macOS and Linux VMs on Apple Silicon with TartVM
  • Belajar Cyber Security dari Nol hingga Siap Kerja, Ini Roadmap Lengkapnya
  • Running Windows 11 on Apple Silicon: UTM vs. Parallels Desktop vs. VMware Fusion
  • Testing PikaOS, a Rolling Debian Distribution Special for Gaming and Content Creation
  • Engineering the On-Premises AI Data Center: An In-Depth Technical Review of the HP ZGX Fury AI Station
  • Trying my new Favourite Task Manager, TMOG on Omarchy Linux
  • ASRock Industrial AI Box A395: Is This the Best Compact Strix Halo System for Local AI?
  • Redox OS: A Rust-Based Microkernel Operating System (And How It Differs from Linux)
  • Canonical Is Bringing Back Ubuntu Core Desktop — This Time With a Clearer Plan
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Secure DNS and NTP in Fedora Linux
  • How to Hardening DNF on Fedora/Almalinux
  • Some of New Gemini Notebook Update is CRAZY GOOD: Native Mobile Recording
  • Clover 35B A3B Local Test | Diffusion Model Beats Qwen 35B MoE? | Local AI Setup with llama.cpp
  • The no-code app implementation plan in 2026
  • Liquid AI Unveils LFM3: A New Generation of Multimodal Foundation Models Built Small Device
  • Google DeepMind Unveils Genie 4: The Most Advanced Real-Time Interactive World Model Yet
  • Building Long-Running AI Agents with Pi Durable: An AI SRE Agent Example
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
RSS Error: WP HTTP Error: A valid URL was not provided.

Categories

  • Akhlaq lil Banin
  • Alala
  • Alfiyah Ibnu Malik
  • Apple
  • Bahtsul Masail
  • Bughyatul Mustarsyidin
  • Cerita
  • Download
  • Fathul Qarib
  • Fiqh Syiah
  • Gusdur
  • Idhotun Nasyiin
  • Ihya Ulumiddin
  • Ilmu Umum
  • Jurumiyah
  • Ke-NU-an
  • Kitab Kuning Politik
  • Linux
  • Nashoihul Ibad
  • Pendidikan
  • PKB
  • Review
  • Tokoh
  • Tsaquful Akhyarin Nahdliyah
  • Tutorial
  • Uncategorized
©2026 surauEMKA | Design: Newspaperly WordPress Theme