Skip to content

surauEMKA

مَا زِلتَ طالبًا

Menu
  • Home
  • Pendidikan
  • Ke-NU-an
  • Bahtsul Masail
  • PKB
  • Kitab Kuning
    • Ihya Ulumiddin
    • Nashoihul Ibad
    • Idhotun Nasyiin
    • Jurumiyah
    • Alala
    • Akhlaq lil Banin
Menu
kitab tsaquf al-akhyar an-nahdliyah

Terjemah Kitab Tsaquful Akhyarin Nahdliyah (Qurratu ‘Ayn) – Part 4 Menggabungkan Tanzih dan Tashbih dalam Aqidah

Posted on January 22, 2026January 6, 2026 by Manarul Ikhsan

Cetakan 2023, halaman 9

Kalam Artinya
[فَصْلٌ]

فِي بَيَانِ التَّنْزِيهِ وَالتَّشْبِيهِ؛ وَوُجُوبِ الْجَمْعِ بَيْنَهُمَا.

[Pasal]

Penjelasan tentang Tanzih (penyucian) dan Tashbih (penyerupaan/penetapan sifat); serta kewajiban menggabungkan keduanya.

وَكَذَلِكَ اعْتِقَادُنَا فِي حَقِّهِ تَعَالَى أَيْضاً. Begitu juga keyakinan kita mengenai hak Allah Ta’ala.
كَانَ يَنْبَغِي أَنْ يَكُونَ فِي مَقَامٍ بَيْنَ التَّنْزِيهِ الْمُطْلَقِ [وَالتَّشْبِيهِ الْمُطْلَقِ]٤٨. Seharusnya sikap kita berada di tengah-tengah antara Tanzih mutlak (mensucikan Allah sepenuhnya dari sifat makhluk) dan Tashbih mutlak (menyerupakan Allah sepenuhnya dengan makhluk).
بِمَعْنَى أَنَّهُ نُنَزِّهُهُ٤٩ فِي مَقَامِ التَّشْبِيهِ وَنُشَبِّهُهُ٥٠ فِي مَقَامِ التَّنْزِيهِ. Maksudnya, kita mensucikan-Nya saat sedang menetapkan sifat-Nya, dan kita menetapkan sifat-Nya saat sedang mensucikan-Nya (saling melengkapi).
لِأَنَّ التَّنْزِيهَ الْمُطْلَقَ الْخَالِي عَنِ التَّشْبِيهِ – عِنْدَ الْمُحَقِّقِينَ مِنْ أَصْحَابِ تَدْقِيقِ الْعُلُومِ وَتَحْقِيقِ الْفُهُومِ – يَشُمُّ رَائِحَةَ أَهْلِ التَّعْطِيلِ /١٦٠أ/ مِنَ الْمُعَطِّلَةِ. Karena Tanzih mutlak yang kosong dari penetapan sifat—menurut para peneliti ilmu yang teliti dan pemahaman yang mendalam—itu tercium aroma golongan Ta’thil (yang menolak adanya sifat Allah) dari kaum Mu’attilah.
وَكَذَلِكَ التَّشْبِيهُ الْمُطْلَقُ الْمُجَرَّدُ عَنِ التَّنْزِيهِ أَيْضاً يَشُمُّ رَائِحَةَ أَهْلِ التَّمْثِيلِ مِنَ الْمُجَسِّمَةِ. Begitu juga Tashbih mutlak yang terlepas dari penyucian (Tanzih), itu tercium aroma golongan Tamtsil (yang menyamakan Allah dengan makhluk) dari kaum Mujassimah (yang menganggap Allah punya tubuh).
وَأَمَّا أَهْلُ السُّنَّةِ وَالْجَمَاعَةِ مِنَ الْمُحَقِّقِينَ فَإِنَّهُمْ يَقُولُونَ بِالتَّنْزِيهِ وَبِالتَّشْبِيهِ مَعاً. لِأَنَّ الشَّرْعَ وَارِدٌ عَلَى ذَلِكَ. Adapun Ahlus Sunnah wal Jama’ah dari kalangan ulama peneliti, mereka berpendapat dengan menggabungkan Tanzih dan Tashbih secara bersamaan. Karena hukum agama datang dengan membawa hal tersebut.
أَمَّا فَهِمْتَ قَوْلَهُ تَعَالَى ﴿لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ﴾٥١ هُوَ مَقَامُ التَّنْزِيهِ؛ ﴿وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ﴾٥٢ هُوَ مَقَامُ التَّشْبِيهِ. Tidakkah kamu memahami firman Allah Ta’ala: “Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia” ini adalah posisi Tanzih (penyucian); dan ayat: “Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat” ini adalah posisi Tashbih (penetapan sifat).
فَالْحَاصِلُ: أَنَّ الْمَقْصُودَ مِنْ هَذَا التَّحْرِيرِ وَعَلَى هَذَا التَّقْرِيرِ يَكُونُ ثُبُوتُ التَّنْزِيهِ مَعَ التَّشْبِيهِ، وَثُبُوتُ التَّشْبِيهِ مَعَ التَّنْزِيهِ. Kesimpulannya: Maksud dari tulisan dan ketetapan ini adalah menetapkan Tanzih berbarengan dengan Tashbih, dan menetapkan Tashbih berbarengan dengan Tanzih.
فَنَزِّهْ وَشَبِّهْ، وَلَا تَكُنْ مِنْ أَقْسَامِ الْمُجَسِّمَةِ وَلَا مِنْ أَقْسَامِ الْمُعَطِّلَةِ. Maka sucikanlah Allah (Tanzih) sekaligus tetapkanlah sifat-Nya (Tashbih), dan janganlah kamu menjadi bagian dari kaum Mujassimah ataupun kaum Mu’attilah.
وَاجْمَعْ٥٣، تَكُنْ مِنْ أَهْلِ الْحَقِّ وَالْكَمَالِ أَصْحَابِ السَّعَادَةِ الْكُبْرَى وَالْمَرْتَبَةِ الْقُصْوَى مِنْ أَهْلِ السُّنَّةِ وَالْجَمَاعَةِ /٦٠ب/ الَّذِينَ كَانُوا عَلَى الطَّرِيقِ الْقَوِيمِ وَالصِّرَاطِ الْمُسْتَقِيمِ. Gabungkanlah keduanya, niscaya kamu akan menjadi ahli kebenaran dan kesempurnaan, pemilik kebahagiaan terbesar dan derajat tertinggi dari Ahlus Sunnah wal Jama’ah, orang-orang yang berada di jalan yang lurus dan benar.

Penjelasan:

Teks ini membahas tentang aqidah (keyakinan) kita kepada Allah, khususnya bagaimana kita memahami sifat-sifat Allah agar tidak sesat. Berikut poin-poin pentingnya:

  1. Dua Istilah Penting:

    • Tanzih: Meyakini bahwa Allah Maha Suci, tidak sama dengan makhluk, dan tidak punya kekurangan.

    • Tashbih: Dalam konteks positif di sini artinya menetapkan bahwa Allah punya sifat (seperti Mendengar, Melihat) yang namanya mirip dengan sifat makhluk, tapi hakikatnya berbeda.

  2. Jalan Tengah (Wasathiyah): Penulis mengajarkan bahwa kita harus menggabungkan keduanya. Kita tidak boleh berat sebelah.

    • Jika hanya pakai Tanzih saja (menolak semua kemiripan), kita bisa jatuh menjadi kaum Mu’attilah (orang yang menolak sifat Allah, seolah-olah Allah itu tidak ada atau hampa).

    • Jika hanya pakai Tashbih saja (meyakini kemiripan mutlak), kita bisa jatuh menjadi kaum Mujassimah (orang yang membayangkan Allah punya tubuh fisik seperti manusia).

  3. Dalil Al-Qur’an: Penulis mencontohkan Surat Asy-Syura ayat 11 yang sangat indah menggabungkan keduanya:

    • “Laisa kamitslihi syai’un” (Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia) -> Ini adalah Tanzih (Penyucian).

    • “Wahuwas sami’ul bashir” (Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat) -> Ini adalah Tashbih (Penetapan Sifat).

  4. Kesimpulan: Aqidah yang benar menurut Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah meyakini Allah punya sifat (Mendengar, Melihat, Hidup, dll) tetapi sifat tersebut tidak sama dengan makhluk. “Tetapkan sifatnya, tapi sucikan dari kemiripan dengan makhluk.” Itulah jalan yang lurus.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

Recent Posts

  • Terjemah Kitab Tsaquful Akhyarin Nahdliyah (Qurratu ‘Ayn) – Part 4 Menggabungkan Tanzih dan Tashbih dalam Aqidah
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 24 Keutamaan dan Semangat Mencari Ilmu
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 23 Keutamaan Mencari Ilmu
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 22 Keutamaan Menuntut Ilmu
  • Terjemah Kitab Tsaquful Akhyarin Nahdliyin – Part 4 Hubungan Ulama-Umara dan Syarat Menurunkan Pemimpin
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 21 Wafatnya Ulama dan Tangguhnya Penuntut Ilmu
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 20 Nasihat Pentingnya Menuntut Ilmu dan Dekat Ulama
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 19 Ilmu Mengangkat Derajat Hamba Sahaya
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 18 Kemuliaan Ilmu dan Kedudukan Ulama
  • Terjemah Alfiyah Ibnu Malik – Pengertian Kalam dan Ciri-Ciri Kata
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 17 Kemuliaan Penuntut Ilmu di Sisi Allah
  • Terjemah Mafatihu Arabiyah Matan Jurumiyah – Pengertian Kalam dan Pembagian Kata
  • Terjemah Mafatihu Arabiyah Matan Jurumiyah – Pembukaan dan Contoh I’rab Dasar
  • Terjemah Alfiyah Ibnu Malik – Pembukaan
  • Terjemah Kitab Ihya Ulumiddin Bab Ilmu – Part 16 Bukti Kemuliaan Ilmu Menurut Imam Syafi’i
  • CCTV Kematian Lula Lahfah?
  • Inilah Kronologi Meninggalnya Lula Lahfah
  • Cara Login SP Datadik Terbaru Biar Kerja Operator Sekolah Makin Sat-set!
  • Ketemu Link Video Viral ‘Petualangan Ustadzah Rahma’? Hati-hati, Kamu Bisa Dihack
  • Ikon Mic Roblox Hilang? Gini Caranya Mengaktifkan Kembali Voice Chat Biar Bisa Mabar Lagi!
  • Ini Cara Hapus Rombel Ganda di EMIS 4.0 yang Nggak Muncul Tombol Hapus
  • Inilah Kenapa Data Info GTK Kalian Nggak Berubah Padahal Dapodik Udah Sinkron
  • Belum Tahu CoreTax? Ini Trik Supaya Affiliator Lancar Lapor SPT Tahunan 2025 Tanpa Ribet
  • Inilah Cara Pendaftaran Peserta TKA SD dan SMP yang Benar Biar Nggak Salah Langkah!
  • Gagal Sinkron Dapodik 2026 C? Ini Trik Lengkap Supaya Berhasil Tanpa Pusing!
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
  • Apa Itu ErrTraffic? Mengenal Platform ClickFix yang Bikin Website Jadi ‘Error’ Palsu
  • What is Reflex Framework? A Full-stack Python Framework
  • CloudFlare Acquired AstroJS!
  • How to Completely Remove AI Features from Windows 11 Explained
  • How to AI Fine-Tuning with a New Red Hat’s New Modular Tools
  • When to Use ChatGPT, Gemini, and Claude for Beginners
  • The Complete Roadmap to Becoming a Data Engineer: From Beginner to Pro Explained
  • Is OpenAI’s New Open Responses API: A Game Changer for Open Models?
  • Cara Buat Audio Super Realistis dengan Qwen3-TTS-Flash
  • Tutorial Python Deepseek Math v2
  • Cara Menggunakan SAM3D untuk Segmentasi dan Pembuatan Model 3D dari Teks
  • Cara Membuat AI Agent Super Cerdas dengan DeepAgents dan LangGraph
  • Perbedaan GPU vs TPU, Mana yang Terbaik
  • Tutorial Langfuse: Pantau & Optimasi Aplikasi LLM
  • Begini Teknik KV Caching dan Hemat Memori GPU saat Menjalankan LLM
  • Apa itu State Space Models (SSM) dalam AI?
  • Begini Cara Mencegah Output Agen AI Melenceng Menggunakan Task Guardrails di CrewAI
  • Tutorial AI Lengkap Strategi Indexing RAG
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
  • Apa Itu ErrTraffic? Mengenal Platform ClickFix yang Bikin Website Jadi ‘Error’ Palsu
  • Ini Kronologi Hacking ESA (European Space Agency) 2025
  • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
  • Apa itu Skandal BlackCat Ransomware?
  • Apa itu ToneShell? Backdoor atau Malware Biasa?
  • Apa itu Parrot OS 7? Ini Review dan Update Terbesarnya
  • Clipper Malware? Ini Pengertian dan Bahaya yang Mengintai Kalian
  • Kronologi Serangan Gentlemen Ransomware di Oltenia Energy

Categories

  • Akhlaq lil Banin
  • Alala
  • Alfiyah Ibnu Malik
  • Bahtsul Masail
  • Cerita
  • Download
  • Gusdur
  • Idhotun Nasyiin
  • Ihya Ulumiddin
  • Ilmu Umum
  • Jurumiyah
  • Ke-NU-an
  • Nashoihul Ibad
  • Pendidikan
  • PKB
  • Tokoh
  • Tsaquful Akhyarin Nahdliyah
©2026 surauEMKA | Design: Newspaperly WordPress Theme